Beranda Berita Bintan Plt Camat Gunung Kijang Diduga Pungli, 6 Bulan Surat Tanah Warga Tak...

Plt Camat Gunung Kijang Diduga Pungli, 6 Bulan Surat Tanah Warga Tak Siap

302
0

Poto  Camat Gunung Kijang, Arif Sumarsono

BINTAN. Investigasipos.com, Oknum Plt Camat Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Arif Sumarsono, diduga pungli, dan sengaja melama lamakan proses pmbuatan Surat pengoperan Hak atas tanah masyarakat yang hendak memperoleh tanda tangannya, Senin (10/12/2018).

Buktinya, Patrisius Boli Tobi kepada media ini menjelaskan, dibulan april 2018 lalu, pihaknya telah mengajukan pembuatan surat pengoperan hak tanah yang sudah berproses, dan telah dilengkapi dengan tanda tangan lurah, Rt/Rw, serta sempadan ke pihak kecamatan. Namun hingga kini surat tersebut masih belum juga selesai.

Sayangnya, Arif Sumarsono. Yang sudah hampir satu tahun menjabat sebagai Plt Camat Gunung Kijang , saat dihubungi melalui Whats Aap (WA) oleh awak media ini, enggan memberikan komentar dan Klarifikasinya terkait permasalahan pembuatanan surat pengoperan tanah yang belum selesai dan ada padanya tersebut.

“Hingga saat ini terhitung sekitar 6 bulanan surat itu masih berada dimeja Plt camat. Telah 3 kali kami coba tanyakan via stafnya, apa jawaban Plt camat ke stafnya, “iya surat itu ada dimeja saya,” ucap stafnya menirukan,  tanpa ada penjelasan lain dari Plt Camat tersebut untuk disampikan kepada yang empumya surat,” Jelas Patrisius.

Patrisius Boli Tobi, Tokoh Masyarakat

Sementara itu, Menurut Patrisius,  Plt Camat Gunung Kijang  lalai dan suka bermain main dalam menjalankn fungsi serta  tugasnya, Mestinya seorang Plt camat dapat memberikan pelayanan  yang maksimal dan terbaik kepada masyarakat, jangan ada ulur ulur waktu yang sengaaja dilakukan, sementara ujung ujungnya  ingin meminta sesuatu.

“Apa masih ada pejabat publik setingkat camat di Bintan seperti itu, semntara  di sisi lain Bupati Bintan, Apri Sujadi. lagi gencar gencarnya mensosialisasikan kepada semua OPD maupun SKPD agar maksimal dan terbuka dalam pelayanan publik serta tidak Korupsi,” Ungkap Patrisius.

Terkait proses pembuatan surat pengoperan hak atas tanah yang sudah 6 bulan lalu diurus tetapi belum juga  di tanda tangani Plt camat Gunung Kijang. Lurah Kawal, Waliyar Rachman kepada media ini membenarkan hal tersebut.

“Memang benar surat itu telah kami serahkan 6 bulan yang lalu, mengapa dan kenapa surat itu belum siap dan masih berada dimeja pak camat. Saya tidak bisa berkomentar, langsung aja tanyakan kepada pak camat,” Tutup pak Lurah yang terlihat pusing atas permasalahan ini. (Sukur)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here