Hampir 3 Km Timbun laut di Bintan, Jika terbukti tak kantongi ijin resmi, Usut dan Laporkan

poto penimbunan 3 Km laut di Bintan

BINTAN,Kepulauan Riau

Investigasipos.com, Menyikapi Pemberitaan oleh salah satu media Online ternama diKepri, tentang penimbunan laut di Bintan, Tim investigasi Pos, bergerak langsung, (14/04/18).

Diduga sudah hampir 3 Km. laut di sekitar lokasi PT. BAI, Kalang batang, Bintan telah ditimbun oleh oknum pengusaha tertentu.

Dalam Kutipan dari salah satu pemberitaan media Online tersebut, sejumlah pejabat di Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri mengaku tidak tahu serta enggan mengomentari informasi adanya penimbunan laut di sekitar lokasi PT BAI, Kalang batang, Bintan tersebut.

poto aktipitas alat berat saat menimbun laut di Bintan

Sejumlah alat berat terlihat terus bergerak mengeruk dan menimbun laut di lokasi tersebut. Melihat dan mencari tahu perihal ini, Tim kami coba bertanya kepada Ketua DPD LSM P2KN (Pemantau Pengunaan Keuangan Negara) Prov kepri, Kennedi Sihombing.

Setelah diterangkan, kepada kami Kennedi S menjelaskan, Bagaimana mungkin para petugas yang berwenang di Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri tidak mengetahui perihal penimbunan panjang yang dilakukan oknum pengusaha tertentu ini.

Apabila kegiatan penimbunan laut yang panjang dilakukan, tanpa mengantongi ijin resmi dari Kementrian dan pihak terkait, ini adalah satu kejahatan, “ungkapnya.

poto Ketua DPD LSM P2KN Prov Kepri

Menurutnya, tugas kita sebagai warga negara yang baik adalah, jika ada bukti tak kantongi ijin resmi penimbunan laut di Bintan tersebut, Usut dan laporkan perihal ini pada kepolisian, agar jelas semua per masalahannya.

penimbunan laut bukanlah hal yang mudah, perlu adanya ijin dari beberapa kementerian terkait; rekomendasi pemerintah tempatan serta keterlibatan masyarakat didalamnya.

Kennedi, juga mengajak rekan-rekan Media bergerak bersama-sama dengan Timnya, mengusut dan melaporkan permasalahan penimbunan laut ini, jika bermasalah, ‘ Tutupnya.

Penulis : M. Sukur

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Media Investigasi Groups. Powered by Perwinsus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *