Beranda Kepri Tohang. “Perlu Peran Pemerintah Bantu Masyarakat, Untuk Dapatkan Dana KUR

Tohang. “Perlu Peran Pemerintah Bantu Masyarakat, Untuk Dapatkan Dana KUR


Ft Petrus Marulak Sitohang (baju merah) saat meninjau kelapangan

Kepri – Investigasipos.com, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Petrus Marulak Sitohang mengatakan, masih ada permasalahan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), khususnya yang dilaksanakan di Provinsi Kepri. Menurutnya, salah satunya adalah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh para pelaku usaha.

“Ada yang sudah mendapat KUR Rp 500 juta untuk investasi dan ada yang masih bertahap menuju Rp100 juta. Mereka usahanya fessible, tapi belum bankable,” ungkap Tohang, di sela-sela Kunjungan Kerjanya saat meninjau  kelompok usaha kecil dan menenggah di Kelurahan Tanjungping Timur, (28/7/18).

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Fraksi PDI – Perjuangan , sekaligus bakal calon Anggota DPRD Prov Kepri dapil I Kota Tanjungpinang ini menilai, perlu adanya peran Pemerintah agar permasalahan administrasi tersebut tidak menjadi kendala bagi masyarakat dalam mendapatkan KUR. Masalah lainnya yaitu belum tumbuhnya rasa percaya diri masyarakat maupun rasa kepercayaan perbankan terhadap masyarakat.

“Harus ada timbal balik. Perbankan harus menjemput bola, mendatangi kelompok usaha yang memang dianggap fessible. Selain itu, masyarakat juga harus mempersiapkan diri bahwa KUR ini sifatnya adalah pinjaman, sehingga masyarakat dapat memiliki nilai produktif yang baik agar dapat mengangsur dengan tepat waktu,” papar Tohang.

Selain itu, dibutuhkan peran perbankan agar dapat turun langsung memberikan sosialisasi kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengenai KUR. Jangan menunggu masyarakat yang datang ke perbankan. Perbankan harus membantu seluruh proses administrasi, bahkan hingga proses pencairan dana,” jelas Tohang calon anggota Legeskatif DPRD Prov Kepri Dapil I Kota Tanjungpinang ini.

Menurut Petrus Marulak Sitohang. KUR dapat menjadi pendorong dan penggerak saat ini bagi perekonomian, khususnya perekonomian kerakyatan yang berbasis industri usaha kreatif yang ada di Provinsi Kepulauan Riau ini.

“Saya lihat Bank Negara Indonedia (BNI) Kota Tanjungpinang yang menjadi salah satu penyalur KUR, sudah menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kuantitas penyaluran KUR,” nilai Tohang.

Tohang berharap, program KUR dapat terus berjalan dengan baik, namun perbankan dapat lebih selektif. “Jangan misalnya orang yang memiliki kemampuan kredit komersial diarahkan ke KUR, sementara yang membutuhkan KUR justru kesulitan mengaksesnya. 

Tohang juga meminta, agar kelompok -kelompok usaha kecil nantinya dapat meningkat menjadi kelompok usaha menengah. Tidak hanya itu, UMKM pun diharapkan dapat mengikuti kemajuan teknologi.

“Kami berharap ada pengembangan usaha, baik dari segi manajemen maupun akses pemasaran, misalnya pemasaran melalui online dll. Jadi, harus ada peningkatan, apalagi Kepri terkenal sebagai ikon industri kreatif rumah tangga dan ekonomi kerakyatan,” tutup Tohang. (Sukur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here