Beranda Nasional Usai TWK, Novel dan 75 Pegawai KPK Lainnya Resmi Dinonaktifkan

Usai TWK, Novel dan 75 Pegawai KPK Lainnya Resmi Dinonaktifkan

Usai TWK, Novel dan 75 Pegawai KPK Lainnya Resmi Dinonaktifkan (Poto Antara)

Kamis, 13/05/2021

Investigasipos.com |  Usai dilaksanakannya TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) sebanyak 75 orang pegawai KPK resmi dinonaktifkan. Satu diantaranya adalah penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bahwa, KPK tidak ikut campur dalam pelaksanaan asesmen TWK tersebut. Ia tegaskan semua itu adalah wewenang BKN bersama tim.

“Saat konferensi pers sudah kita sampaikan, TWK itu dilaksanakan oleh BKN bersama Tim. Dan saya juga katakan bahwa materi tes bukan lah ranah KPK,” tutur Firli saat dikonfirmasi lewat keterangan tertulis.

Untuk diketahui, dalam asesmen TWK, Badan Kepegawaian Negara (BKN) melibatkan lima instansi dalam pelaksanaan tes yakni, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Pusat Intelijen TNI Angkatan Darat, Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat, dan BNPT.

Sementara menangapi putusan penonaktifkan itu, Novel menyatakan akan melakukan perlawanan lewat jalur hukum. Dia menilai kebijakan Ketua KPK Firli Bahuri sudah melampaui batas.

Keputusan Novel itu pun didukung oleh sejumlah kalangan elemen masyarakat yang mana salah satunya adalah PP Muhammadiyah.

“Melalui LBH kita PP Muhammadiyah, resmi akan menjadi kuasa hukum Novel bersama 75 orang lainya,” kata Busyro dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (12/05/2021).

Dalam kesempatan lain, Pl. Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri menjelaskan Perkom turunan dari UU dan Perppu yang secara teknis mengatur bahwa untuk mengukur aspek setia pada Pancasila, UUD, NKRI dan pemerintah yang sah dilakukan dengan TWK (Tes Wawasan Kebangsaan).

“Dalam perspektif KPK tentu tak ada yg keliru, ketentuan TWK itu, telah dikoordinasikan sebelumnya dengan BKN. TWK sepenuhnya diselenggarakan oleh BKN bekerjasama dengan pihak-pihak terkait lainnya,” tutup Ali. (Sukur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here