
Sukur Pimred Media Investigasipos.com, saat membagikan sembako pada pekerja kebersihan
BINTAN. Investigasipos.com,
Menangapi pengaduan masyarakat Desa Kukup, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, terkait ketidakberesan keuangan yang dikelola Pemerintahan Desa Kukup, menjadi perhatian Pimpinan Media Investigasipos.com, Moh. Sukur, Selasa (19/10/2018).
Dirinya menyebutkan, akan membantu warga menggadukan persoalan ini kepada Bupati Bintan, Apri Sujadi. Atas ketidakberesan kinerja bawahanya di Desa Kukup Tambelan serta mendesak Bupati agar secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut.
” Terkait ketidakberesan Pengelolan keuangan di Desa Kukup, saya akan membantu warga menggadukannya kepada Bupati Bintan, Apri Sujadi. Dan mendesak Beliau agar secepatnya menuntaskan permasalahan ini,” ucap Sukur.
Sukur katakan, Awalnya informasi yang kami terima tentang ketidakberesan pengelolaan keuangan di Desa Kukup ini bermula dari Proyek Desa yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016, dan berlanjut ditahun 2017 hingga ke Proyek tahun 2018 ini.
Kantor Desa Kukup Kec. Tambelan
Dari informasi tersebut, Pada tahun 2016 dan 2017, Desa Kukup masih berhutang pada pihak penyedia bahan sekirar Rp 30 Juta dan di tahun 2018 berhutang Rp 90 juta, dan belum dibayar,” tutur sukur menegaskan.
Ditambahkannya, dari hasil konfirmasi yang di terima dirinya dari pihak Pemerintah Bintan menjelaskan, “Dana proyek Desa Kukup tersebut sudah dicairkan oleh pemerintah Bintan.
Anehnya, Kemana larinya uang tersebut? kok sampai saat ini hutang hutang itu belum dibayarkan, sementara dana itu sudah cair,” tanya Sukur Pimred Media Investigasipos.com ini.
Lanjutnya, menurut kabar yang diterima dari rekanya disana mengatakan, pihak penyedia barang, Mahdi membenarkan, kalau Pemerintah Desa Kukup sampai saat ini masih berhutang dengan angka angka yang disebutkan diatas dan ini sudah diketahui oleh atasannya, Sokwa.
Sementara itu, dikatakan Sukur, dari hasil konfirmasinya, Bupati Bintan, Apri Sujadi akan memanggil Kepala Desa Kukup, Hadran Ahmad untuk dimintai keterangannya terkait persoalan ini, dan memerintahkannya segera membayar hutang hutang itu,” tutupnya. (Tim)














































