Beranda Nasional Ancaman Varian Baru Covid, Jumlah PHK di Indonesia Diramalkan Bakal Kembali Meledak

Ancaman Varian Baru Covid, Jumlah PHK di Indonesia Diramalkan Bakal Kembali Meledak

Ancaman Varian Baru Covid, Jumlah PHK di Indonesia Diramalkan Bakal Kembali Meledak

Selasa, 29 Desember 2020

Investigasipos.com| Nasional – Jumlah kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia diramalkan bakal kembali meledak pada tahun 2021 akibat Virus baru Covid-19.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran periode tahun 2020 meningkat hampir 3 juta orang. Dengan begitu jumlah angkatan kerja yang menganggur berkisar 11 juta orang.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan akibat pandemi virus corona (Covid-19) membuat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia mengalami kenaikan dari 5,23% menjadi 7,07%.

Jika dilihat berdasarkan lokasi, jumlah pengangguran di kota mengalami peningkatan lebih tinggi dibandingkan di desa. Di kota, pengangguran meningkat 2,69%, sementara di desa hanya 0,79%.

Sementara itu, Kadin Indonesia menilai kondisi ekonomi Indonesia tengah dalam kondisi genting akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Bahkan, pemutusan hubungan kerja diramalkan sudah mencapai 11 juta orang.

Pengusaha Tanah Air diperkirakan hanya mampu bertahan beberapa bulan ke depan seiring dengan pasokan impor yang tersendat.
Resesi ekonomi masih menghantui outlook 2021, maka isu kedua yang besar adalah ledakan PHK.

Belum tuntas Fase pertama timbul pula Fase kedua diakhir tahun 2020 ledakan PHK akan lebih meningkat karena pariwisata belum bergerak. Apalagi ada varian baru covid dari Inggris sudah masuk ke Singapura dan Malaysia, tentu membuat pariwisata kita terpukul.

Saat ini di Indonesia sudah banyak PHK dimana-mana, mulai dari Industri tekstil, garmen, sepatu, otomotif, perbankan, ritel-ritel, Industri farmasi bahkan yang tidak terkait dengan Covid-19 pun sudah ada PHK,” pungkas Kepala BPS (Wak Kur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here