Beranda Berita Bintan Crand Tidak Sesuai Bestek, Pembangunan Gedung STAIN SAR Kepri Terancam Amruk

Crand Tidak Sesuai Bestek, Pembangunan Gedung STAIN SAR Kepri Terancam Amruk

Crand Tidak Sesuai Bestek, Pembangunan Gedung STAIN SAR Kepri Terancam Amruk

Jumat, 19 November 2021

Investigasipos.com l Bintan – Pembangunan Proyek Gedung Kuliah Terpadu STAI SAR Kepri yang di kerjakan PT Inti Cipta Sejati, Konsultan Pengawas PT Harawana Consultant diduga tidak sesuai bestek, tidak maksimal terancam akan cepat amruk dan retak

Hal ini terpantau dari hasil temuan Tim investigasi media ini pada beberapa bulan lalu, dimana vailing pondasi yang ditancapkan ketanah tidak kokoh karena tidak menggunakan Crand berkapasitas besar yang telah ditentukan pada salah satu persyaratan pengunci pemenangan lelang.

Bukan saja membahayakan bagi pembangunan gedung setinggi dan sebesar itu, akan tetapi dalam proses pelaksanaan paket lelang ini diduga PPK, Pokja dan Kontraktor telah melakukan persekongkolan jahat untuk memenangkan kontraktor pekerja dengan alasan yang memiliki Crand dimaksud.

Dari Pengakuan Seorang Pekerja yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, semua vailing pondasi yang sudah kami tanamkan tidak memakai Crand berstandart khusus yang sesuai bestek. Sehingga pemancangan tidak sesuai dengan yang diharapkan,” ungkapnya.

“Jika hasil pemancangan tidak maksimal dan tidak kuat dikhawatirkan nantinya akan mudah amruk atau retak karena tidak mampu menahan beban yang berat apalagi bangunan gedung tersebut tinggi (Bertingkat) dan besar,” tambahnya kepada Tim media ini.

Tim juga menduga Paket Proyek milik Kementerian Agama RI melalui Sekolah Tinggi Agama Islam, Sultan Abdul Rahman Kepulauan Riau bersumber dari dana SBSN STAIN SAR Kepri Tahun Anggaran 2021 senilai Rp 37,440,314,279 Miliar ini bermasalah dan sarat dengan KKN.

Dari informasi yang diterima sebelumnya para Kontraktor peserta yang gugur dalam proses lelang mengatakan, mereka kalah karena pada saat tender lelang, Panitia telah mengunci salah satu syarat pemenangan dengan harus memiliki Crand besar namun kenyataannya Kontraktor pemenang tender menggunakan Crand yang kecil, tidak sesuai dengan Crnd yang diminta sebagai persyratan pemenang lelang.

Terpisah, menanggapi hasil pemberitaan ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu STAI SAR Kepri, Martanto mengatakan mohon doanya bang biar Proyek kami bisa selesai tepat waktu dan sesuai ketentuan.

“Mohon doanya bang biar Proyek kami bisa selesai tepat waktu dan sesuai ketentuan,” ucapnya kepada media ini melalui WhastApp (WA).

Hingga berita ini dimuat, pihak-pihak yang bersangkutan lainnya belum dapat dihubungi guna konfirmasi dan klarivikasi. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here