Beranda Kepri Gubernur Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kepri Tahun 2022

Gubernur Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kepri Tahun 2022

Gubernur Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kepri Tahun 2022

Rabu, 17 November 2021

Investigasipos.com l Kepri – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad melalui Rapat Paripurna DPRD Kepri menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Provinsi Kepulauan Riau tahun anggaran 2022.

Rapat ini merupakan agenda lanjutan dari penandatanganan nota kesepakatan terhadap KUA-PPAS APBD Kepri 2022 yang dilaksanakan pada Kamis 11 November 2021 lalu di ruang sidang utama DPRD Kepri.

Dalam Paripurna kali ini Gubernur Ansar Ahmad didampingi oleh ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, wakil ketua I DPRD Kepri Hj. Dewi Kumalasari, wakil ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono, dan wakil ketua III DPRD Kepri Tengku Afrizal Dahlan.

Dalam penyampaiannya, Gubernur menjelaskan jika APBD Kepri tahun anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp 3,772 triliun, lalu terjadi perubahan menjadi sebesar Rp3,870 triliun, itu pun
setelah melalui pembahasan bersama Banggar DPRD Kepri.

Adapun Perubahan APBD tahun anggaran 2022 itu disebabkan adanya penambahan pendapatan dari PAD dan pendapatan transfer sebesar Rp67,549 miliar. Serta adanya penambahan target pembiayaan dari SiLPA sebesar Rp30 miliar.

“Pemprov Kepri berterima kasih kepada ketua, wakil ketua, anggota dan segenap anggota banggar DPRD Kepri atas segala masukan yang diberi pd pembahasan rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2022,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Nota Keuangan APBD tahun anggaran 2022 merupakan dokumen yang memuat kebijakan di bidang pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang dijadikan pedoman dalam rangka penyusunan APBD tahun anggaran 2022.

Untuk belanja daerah pada APBD tahun anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp3,870 triliun terdiri dari belanja operasi sebesar Rp2,811 triliun, belanja modal sebesar Rp462 m, belanja tidak terduga sebesar Rp30 dan belanja transfer sebesar Rp566 m.

“Besarnya total belanja daerah tersebut, dialokasikan berdasarkan prioritas pembangunan melalui program/kegiatan pada SKPD untuk mendukung arah kebijakan pembangunan nasional tahun 2022,” kata Gubernur.

Pemerintah Pusat telah mengusung tema kebijakan fiskal tahun 2022 tentang ‘Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Pemprov Kepri dalam menyusun APBD telah melakukan sinergitas dengan mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional dari dampak merebaknya wabah global Covid-19 tersebut.

“Dengan kepercayaan dan dukungan semua pihak, Saya yakin Pemerintah Provinsi Kepri dapat bekerja lebih baik, efektif dalam mencapai kemajuan bersama,” pungkasnya. (Sukur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here