Duka NTT, PKF Kepri Berbelarasa
Selasa, 13 April 2021
Investigasipos.com | KEPRI – Bencana merupakan sebuah ujian dan cobaan yang datang dari Allah, mampukah kita menerimanya sebagai sebuah tonggak yang akan membawa kita pada refleksi dan permenungan hidup.
Saat ini di beberapa daerah di Indonesia khususnya di NTT dilanda bencana. Banyak korban jiwa dan material hingga menggugah hati untuk secara sukarela berbelarasa.
Salahsatunya datang dari Persatuan Keluarga Flores (PKF) Provinsi Kepri, dimana merasa tergerak hati untuk melakukan aksi amal, menggalang dana untuk membantu korban bencana NTT.
Di Motori Presidium PKF Provinsi Kepri, segala sesuatunya di persiapkan secara baik, legal dan humanis.
Setelah mengajukan izin Resmi, dan dibekali dengan Rekomendasi dari Dinas Sosial Prov Kepri, Satgas di bentuk dan aksi amal mulai dijalankan.

Ketua Satgas Aksi Amal PKF Prov Kepri, Patrisius Boli Tobi yang juga Sekjen PKF Prov Kepri mengatakan bahwa, ada beberapa konsep penggalangan dana dari aksi amal yang akan dilaksanakan diantaranya.
1. Aksi amal di titik lokasi traffic light beberapa kota, Tanjung pinang, Bintan dan di Tanjung balai Karimun.
2. Menjalankan Taken list pada 9 Paguyuban tingkat kabupaten/ kota di NTT yg berada di rantau Tanah Melayu Propinsi Kepri.
3. Mengandeng Donatur dan Dermawan yang akan di progres dengan proposal.
Kita juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan komunikasi dengan pihak Pemprov Kepri, apakah mungkin ada bantuan bersumber dari dana taktis APBD.

“Sedang kita jadwalkan, dalam waktu dekat akan ada agenda audiensi PKF dengan Gubernur Kepri,” terang Patrick Sekjen PKF propinsi Kepri ini.
Dalam kesempatan yang sama ketua Umum PKF Prov Kepri, Ignatius Toka Solly SH ditimpali Bung Aloisius Dhango , Ketua Departemen Hukum & Ham Presidium PKF Prov Kepri. menyatakan, belarasa ini muncul dari hati yang iklhas, respect mengambil bagian dari duka NTT.
“Kita harus bantu dan jalankan dengan hati yang ikhlas agar menjadi berkat buat banyak orang,” lanjut Bung Aloy
“Belarasa ini kita laksanakan sebagai momentum Kebangkitan Flores membangun negeri,” tambah ketua Umum PKF Prov Kepri.
Tak lupa Bung Ignatius Toka Solly SH juga mengucapkan terima kasihnya kepada Sekjen PKF Prov Kepri, Patrisius Boli Tobi. atas agresifitas team Satgas yang telah bekerja.
Selain itu, hal senada juga disampaikan Sekjen PKF Prov Kepri, Patrisius Boli Tobi ke
para koordinator lapangan yang sudah bekerja keras.

Ada bung Beny Gabut, Ahmad Mage, Akbar, Bung Robert, bung Bosco , Hironimus Tobi, Ibnu Umar, Petrus Kelen dan adik-adik kita gadis dan bujang yang menjadi ujung tombak di lapangan.
Semoga amal kita untuk Nusa NTT, Lewotanah, meringankan beban bencana yang menimpa bapa ,mama, Kaka ,Ade ,semua di kampung halaman.
Duka NTT, membawa kita berbela rasa dalam amal Sholeh di bulan Suci Ramadhan,” tutur Patrisius Boli Tobi
Gelekat Dengan hati.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi melaporkan hingga 13 April 2021, jumlah korban yang meninggal dunia akibat bencana dampak siklon tropis seroja di NTT sebanyak
-+225 orang.
“Sampai dengan hari ini jumlah korban yang meninggal dunia ada 178 orang. Sedangkan yang hilang sebanyak 47 orang,” ungkapnya dalam konferensi pers Update Penanganan Bencana di NTT, Selasa (13/4/2021). (Wak Kur)














































