Munardi saat menujukan kartu JKN-KIS
TANJUNGPINANG. Investigasipos.com, Munardi. 43 tahun, seorang pekerja swasta di Kota Tanjungpinang telah merasakan manfaat menjadi peserta program JKN-KIS. Bayangkan sejak dirinya menjadi peserta JKN-KIS, biaya perawatan Ibunya dapat teratasi, Selasa (25/12/18).
“Ibu saya dirawat selama 3 bulan di rumah sakit dan tidak ada kendala selama Ibu saya menjalani perawatan, Alhamdulillah untung saya menjadi peserta Program JKN-KIS, sehingga pembiayaan berobat orang tua saya dapat teratasi dengan mudah,” ucap Munardi.
“Pada awalnya, dokter mengatakan bahwa Ibu saya menderita diabetes, sehingga kaki Ibu saya harus di operasi, kemudian operasi dilaksanakan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang. Seminggu setelah operasi dilaksanakan, dokter mengatakan Ibu saya sudah boleh pulang.
Beberapa hari setelah pulang, tiba-tiba tubuh Ibu saya panas, saya dan keluarga segera membawa Ibu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Ibu saya berada di ICU selama 5 hari. Setelah keluar dari ICU, Ibu saya dipindahkan ke ruang rawat inap sampai dengan sekarang,” ungkap Muwardi.
“Ibu saya sebelumnya terdaftar di Kelas 3, karena Ibu saya ingin ruangan yang lebih sedikit pasiennya, jadi kami pihak keluarga memindahkan Ibu keruangan Kelas 1 ternyata saya sangat beruntung, dengan terdaftarnya saya sebagai peserta JKN-KIS, saya hanya membayar selisih harga paket inacbg,” lanjut Munardi.
“Kami tidak ada membayar yang lain-lain lagi, hanya selisih harga paket inacbg, itupun karena kami pihak keluarga setuju untuk pindah keruangan kelas 1.
Saya dan keluarga sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS ini.
Sementara itu kedepannya. Saya dan keluarga berkomitmen akan rutin membayar iuran setiap bulannya secara teratur, sehingga kartu JKN-KIS kami sekeluarga bisa tetap aktif. Sekalipun kartunya itu tidak terpakai, setidaknya kami dapat membantu beban saudara daudara kita yang membutuhkan untuk berobat,” tutur Munardi. (Sukur)















































