Beranda Berita Jakarta Nova Rumondor: Pemerintah Harus Latih Kader Posyandu di Provinsi Papua Selatan, Guna...

Nova Rumondor: Pemerintah Harus Latih Kader Posyandu di Provinsi Papua Selatan, Guna Percepat Penurunan Stunting

Ketua Umum Komite Suara Perempuan Indonesia, Nova Rumondor bersama anak-anak provinsi Papua Selatan

Sabtu, 14 Januari 2023
Penulis: Ari Goder

JAKARTA l lnvestigasipos.com – Ketua Umum Komiter Suara Perempuan Indonesia (KSPI), Nova Rumondor menyambut gembira fokus anggaran RAPBN 2023 Presiden Jokowi yang direncanakan Rp. 3.041,7 triliun yang meliputi belanja Pusat dan Daerah, yang antara lain fokusnya untuk reformasi sistem kesehatan, dan percepatan penurunan stunting.

Menurut Nova, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021, angka prevalensi stunting di Provinsi Papua 29,5 persen dan berada di atas rata-rata nasional, dan khusus di Kabupaten Merauke Propinsi Papua Selatan saja yang sekarang jadi Provinsi sendiri bersama Kabupaten Boven Digoel, Mappi, dan Asmat mengalami peningkatan hingga mencapai 21,4 persen.

“Karena itu, saya berharap pemerintah pusat segera turun tangan khususnya dalam kucuran biaya agar Posyandu-posyandu dapat segera aktif beroperasi lagi seperti sebelum pandemi Covid-19,” tegasnya pada keterangannya. Sabtu, (14/1/2023).

Kader-kader Posyandu harus dilatih kembali setelah masa pandemi sempat berhenti akibat PPKM serta dibekali dengan sinyal telepon selular yang memadai sehingga mudah Komunikasi di masyarakat.

Menurut Nova, kaum perempuan, ibu-ibu dan anak-anak harus menjadi prioritas utama negara sesuai perintah Konstitusi, dan anak-anak lah yang akan mengisi kemerdekaan ini di masa mendatang.

“Apalagi Papua Selatan dan beberapa provinsi Papua yang baru dimekarkan lainnya merupakan provinsi baru, harus didorong agar semakin mandiri dan dapat mengejar ketertinggalan dari provinsi-provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera yang sejak Indonesia merdeka sudah menjadi provinsi,” tutur Nova.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here