Jawaban mangkraknya pelabuhan Dompak
foto “Aziz Kasim Djou” Kepala Bidang Pelabuhan Provinsi Kepri
Dompak, Prov Kepri.
Investigasi pos.com, Mangkraknya pengoperasian Pelabuhan Dompak selama beberapa tahun belakangan ini terjawab sudah. Pelabuhan yang di harapkan menjadi daya tarik arus lalu lintas laut oleh masyarakat, sampai kini kondisinya belum selesai.
Saat Tim media Investigasi pos menelusuri dan mencari fakta mangraknya Pelabuhan dompak yang dibangun sejak tahun 2010 dengan menghabiskan Dana anggaran APBN sebesar Rp. 121 Miliar ini, akhirnya Tim Media Investigasi pos menemukan jawabannya.
Perlu diketahui seluruh masyarakat Prov Kepri, ketidak singkronan pelimpahan, penyerahan dan pengelolaan Aset antara daerah dan Pusat, menjadi penyebab utama kenapa bangunan ini mangkrak dalam pengoperasiannya, hal ini terkait Dirjen Perhubungan laut (KSOP ) dengan Pemerintah Prov Kepri.
foto pelabuhan dompak yang mangkrak
Sementara itu Kepala bidang Kepelabuhan Prov Kepri “Azis Kasim Djou, Usai Sholat jum’at (23-02-2018) kepada Tim media investigasi pos menjelaskan, “Saya menilai pembangunan Pelabuhan Dompak, merupakan langkah yang sudah tepat, pelabuhan tersebut sangat potensial dalam menunjang kemajuan Ibu Kota Provinsi Kepri.
“Saat ini kita semua melihat, Pelabuhan Dompak sudah mangkrak lebih kurang dua tahun, dan apabila di tahun 2018 ini tidak dirampungkan penyelasaian nya, maka sangat merugikan,” Tutur “Azis” tegas.
Kepala Bidang Kepelabuhanan, Dinas Perhubungan Kepri, “Aziz Kasim Djou” juga mengatakan, “Dirjen Perhubungan Laut (KSOP) dari pembicaraan terakhir nya kepada kami mengatakan, pada tahun 2018 ini akan kami selesai kan pembangunan pelabuhan dompak ter sebut melalui alokasi dana anggaran APBN.
“Kalau untuk masalah administrasi hibah lahan, sudah kita selesaikan, tinggal penyelesaian penyerahan pengelolaan Aset pelabuhannya saja Yang kami tunggu kepastiannya. Bagi kami yang terpenting adalah, Pelabuhan Dompak segera rampung. Agar masyarakat Prov kepri bisa memamfaatkan nya,” Tegas “Aziz Kasim Djou”.
foto.”Kennedi Sohombing” Ketua DPD LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara
Menanggapi kabar berita ini, Ketua DPD LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) “Kennedi Sihombing” anggkat bicara. Menurut “Kennedi” sebenarnya usulan untuk kelanjutan pembangunan Pelabuhan di Dompak ini berada di wilayah “KSOP” Kota Tanjungpinang. Sebab posisi mereka adalah sebagai Satuan Kerja “Satker” bagi Kementerian Perhubungan di daerah.
Ditegaskan Ketua DPD LSM Pemantau Pengunaan Keuangan Negara “Kennedi Sihombing” “banyak pelabuhan di Kepri yang dibangun dengan dana anggaran APBN saat ini, namun tak pernah mengalami kendala seperti ini. Ada apa dengan KSOP ?
Pembangunan Pelabuhan Dompak yang sudah berlangsung sejak 2010, telah menghabiskan Dana anggaran APBN sebesar Rp. 121 miliar ini, Sejak mangkrak pada tahun 2016 lalu, kini kondisi pelabuhannya banyak yang rusak. Siapa yang harus bertangung jawab dalam hal ini ? Tanya dan tutup kata dari “Kennedi”.
Penulis : M. Sukur



















































