Beranda Aparatur Pradiksi BIN, Puncak Corona di Indonesia Terjadi Pada Bulan Puasa

Pradiksi BIN, Puncak Corona di Indonesia Terjadi Pada Bulan Puasa

Pradiksi BIN, Puncak Corona di Indonesia Terjadi Pada Bulan Puasa

Jumat, 13 Maret 2020, 11.50 wib/ Kontributor: Arianto/ Editot: M. Sukur

Investigasipos.com. JAKARTA – Badan Intelijen Negara (BIN) memprediksi puncak penyebaran virus korona Wuhan (COVID-19) di Indonesia akan terjadi hingga Mei 2020 mendatang yang berbarengan dengan Bulan Suci Ramadhan.

Deputi V BIN, Bidang Intelijen Teknologi, Mayjen TNI Afini Boer menyampaikan, instansinya telah bekerja sama dengan beberapa pihak untuk membuat skema pemodelan terkait penyebaran virus corona tersebut.

Dari permodelan itu, BIN memperkirakan masa puncak di Indonesia akan berlaku 60 hingga 80 hari sejak infeksi pertama diumumkan pada 02 Maret 2020 lalu dan saat itu jatuh pada bulan puasa.

“Jadi, kalau dihitung-hitung, masa puncak itu mungkin jatuhnya di Bulan Mei, (bersamaan dengan) Bulan Puasa,” kata Afini Boer, dalam diskusi bertajuk Bersatu Melawan Corona yang digelar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/03/2020).

Dia menuturkan, skema pemodelan itu sebenarnya sudah dilakukan oleh beberapa negara lain yang terjangkit virus korona. Negara-negara itu antara lain seperti China dan Inggris.

“Di China tadi masa puncaknya 60 hari. Sementara kalau di Inggris, mereka membuat permodelan ini, memperkirakan 130 hari masa puncak tadi. Kalau di Inggris ini, permodelannya beda lagi, ada faktor-faktor asimtomatik. Orang-orang yang mempunyai gejala dihitung sejak masa puncaknya itu 130 hari,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here