Beranda Kesehatan Soal Shalat Jumat Ditiadakan Sementara, Ustaz Somad: Saya Percaya MUI

Soal Shalat Jumat Ditiadakan Sementara, Ustaz Somad: Saya Percaya MUI

Soal Shalat Jumat Ditiadakan Sementara, Ustaz Somad: Saya Percaya MUI

Sabtu, 21 Maret 2020, 10.00 WIB/ Kontributor- Editor : M. Sukur

Investigasipos.com – Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad kembali menyampaikan pandangannya terkait wabah virus korona atau Covid-19 yang saat ini menerpa Indonesia. Secara khusus, UAS menyoroti tentang kebijakan MUI untuk mentiadakan sementara Shalat Jumat akibat Virus tersebut.

Dalam akun Instagram miliknya, UAS mengunggah video pendek berjudul “Bagaimana sikap UAS terhadap situasi wabah corona. Video ini berisi tentang jawabanya terhadap pertanyaan para jamaah.

Dalam video, UAS menyinggung adanya kerisauan sebagian orang tentang mengapa masjid mesti ditutup, sementara mal, bandara, dan bioskop tidak. Menurut dia, adanya kerisauan ini tidak dikatakan masjid jangan ditutup.

Kalimat yang tepat itu tidak begitu, melainkan tidak berkerumun di Masjid dan tidak berkerumun pula di Mall,” kata UAS, dalam akun Instagram, pada Jumat (20/3/2020).

Baca juga : Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Kapolri: Kepolisian Akan Menindak Tegas Pembuat Keramaian

UAS juga katakan, jangan sampai ketika seseorang ditanya kenapa tidak salat Jumat di Masjid dia mnjawab takut tertular virus Corona, sementara justru dia berjalan- jalan ke Mall. Tentu seperti ini tidak benar.

Dan dalam rangka kewaspadaan kita terhadap penyebaran virus Corona ini, semestinya terhadap orang asing yang tidak steril juga tidak bs bebas masuk ke Indonesia. Karena kita harus saling menjaga,” terang UAS.

Saya percaya kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan khususnya Mesir karena saya alumni Al Azhar (Kairo). Menurut dia, perlu dipahami bahwa kasus positif dan terinfeksi virus korona di Mesir justru jauh di bawah Indonesia.

Kendati tak separah Indonesia, tetapi pemerintah Mesir telah awal- awal mengeluarkan imbauan serupa kepada masyarakatnya. Mesir jauh di bawah Indonesia dan Mesir saja langkahnya sudah seprti itu, apalagi Indonesia. Wallahualam,” tegas UAS.

Baca juga : Otoritas Medis China Akui, Obat Flu Favipiravir Alias Avigan Buatan Jepang. Efektif Sembuhkan Penderita Corona

Sebelumnya, MUI telah mngeluarkan Fatwa tentang pelaksanaan ibadah di tengah merebaknya wabah Virus Corona. Ada 9 poin isi dalam fatwa tersebut salah satunya,

Poin nomor dua menyebutkan, “Orang yang telah terpapar virus korona wajib menjaga dan mengisolasi diri agar tidak terjadi penularan kepada orang lain.

Baginya salat Jumat dapat diganti dengan salat Zuhur di rumah masing-masing, karena salat Jumat merupakan ibadah wajib yang melibatkan banyak orang sehingga berpeluang terjadi penularan virus secara massal.

“Baginya haram melakukan aktivitas ibadah sunah yang membuka peluang trjadinya penularan, seperti salat rawatib, salat tarawih, dan salat ied di masjid atau di tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan tablig akbar,” tutur Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niám Sholeh di kantor BNPB, Kamis (19/03/20) kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here