Dikabarkan, Hasto (Sekjen PDIP) Ditangkap, Ini Jawaban KPK

Dikabarkan, Hasto (Sekjen PDIP) Ditangkap, Ini Jawaban KPK

Kontributor Jakarta: Arianto / Editor: Andrian (11/01/2020)

Investigasipos.com, Jakarta.   Plt. Juru bicara KPK bidang Penindakan, Ali Fikri menyebutkan, belum dapat memberikan informasi apa pun terkait pengembangan OTT KPK terhadap anggota KPU, Wahyu Setiawan. Yang melibatkan staf Hasto Kristiyanto (Sekjen PDI-P).

Selanjutnya, Komisi Pemberantasan Korupsi mengakui belum bisa mengonfirmasi kebenaran informasi bahwa tim penindakannya melakukan penangkapan terhadap Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, 

Ali mengatakan, belum dapat memverifikasi kebenaran informasi soal Sekjen PDIP Hasto Kristianto dijemput oleh Tim penindakan di Jiexpo, Kemayoran, Kamis kemarin (09/01), persisnya saat rakernas partai.

Baca juga : Mahfud: Ketegasan Jokowi Tak Pernah Berubah Terkait Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

“Mohon maaf, saat ini, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, belum bisa kami sampaikan detailnya. Akan kami sampaikan Perkembangannya nanti kembali pada kesempatan pertama,” ucap Ali kepada awak media, Jumat (10/01/20) kemarin.

Ali juga menegaskan, Tim penindakan KPK hingga saat ini masih terus bekerja. Apalagi, Tim KPK juga sudah mendapatkan izin dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk melakukan kegiatan penyadapan atau penggeledahan dalam kasus suap PAW Anggota DPR RI, Saliku iman.

Sebelumnya, pada Kamis (09/01), Hasto sempat menegaskan tidak benar KPK melakukan penggeledahan dan menyegel ruangannya di kantor DPP PDIP, terkait tangkap tangan anggota KPU Wahyu Setiawan.

Baca juga : Terkait Dugaan OTT, Bupati Sidoarjo Bersama 5 Orang Lainnya. Diamankan KPK  

Hasto juga mengakui KPK sempat mendatangi kantor DPP PDIP tapi tak dibolehkan masuk. Sebab, Tim KPK saat itu tak memenuhi aturan prosedur untuk melakukan  dam melaksanankan penggeledahan.

“Jadi informasi penggeledahan, penyegelan itu tidak benar. Tapi kami tahu KPK terus mengembangkan upaya-upaya melalui kegiatan penyelidikan setelah OTT tersebut,” tutupnya.

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Media Investigasi Groups. Powered by Perwinsus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *