Beranda Berita Tanjungpinang Ancaman Covid-19 Salahsatu Alasan Presiden Jokowi Berkunjung ke Kepri

Ancaman Covid-19 Salahsatu Alasan Presiden Jokowi Berkunjung ke Kepri

Poto Presiden Joko Widodo saat Digedung daerah Tanjungpinang

Jum’at, 21 Mei 2021

Investigasipos.com | Tanjungpinang – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo mengatakan ancaman  Covid-19 menjadi salah satu alasan kenapa dirinya berkunjung ke Provinsi Kepulauan riau (Kepri).

Ucapan itu disampaikan Presiden di hadapan Gubernur, Walikota, Bupati serta unsur Muspida se Prov Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang Rabu malam (19/05/2021) kemarin.

“Penyebaran Covid-19 belum berakhir, jangan lengah saya ingatkan Hati-hati  …… hati-hati sekali lagi hati-hati, terus waspada jangan menunggu keos baru bertindak, hati-hati,” Imbau Presiden.

Secara nasional puncak kasus aktif kita sudah mulai naik dari awal Februari 2021 di angka 176 ribu. Kemudian kita belajar dari luar negeri, mengapa india bisa turun. Jawab nya adalah Mikro Lokdon.

Baca Juga : Akan Berkunjung Ke Tanjungpinang dan Bintan, Ini Harapan Pembina Petani Kepada Presiden

Kita harus bisa menata ini, karena kita memiliki kekuatan yang besar. Stuktur kita ada, mulai dari Kepala Desa, RT/ RW. Yang paling penting kita punya Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas di setiap Desa mau pun Kelurahan.

“RT dan RW harus kita fungsikan, misalnya ditemukan ada 1 warga yang terpapar Covid-19 segera isolasi mandiri dirumah jika ada 2 warga rujukan untuk diisolasi di Rumah Singgah yang telah ditentukan.

“Jadi kita harus sigap menangani penularan Covid-19 ini. Semua kita mulai dari tingkat RT/RW, agar penularan Covid-19 bisa teratasi.

“Hari-hari setiap pagi, sarapan saya hanya angka-angka, jadi saya tahu perkembangannya. Nasional semula 176 kini turun menjadi 87 ribu,” terang Presiden Joko Widodo.

Baca Juga : Polres TPI Ikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunker Presiden

Seterusnya kita melihat kasus di Kepri hinga bulan Oktober 2020 menurun. Namun pada awal Februari dan Maret 2021 kasusnya mulai melonjak.

“Ada kelengahan disitu sehingga April dan Mei 2021 menjadi faktor peningkatan, angka kesembuhannya pun masih rendah hanya 38%,”ujarnya.

Selain meminta semua pihak untuk bekerjasama meningkatkan angka kesembuhan di Kepri, Presiden Jokowi juga memerintahkan Gubernur, Ansar untuk berkordinasi langsung dengan Kemenkes RI.

“Saya perintahkan Gubernur berkordinasi langsung dengan Kemenkes. Sampaikan apa saja kekurangan serta yang dibutuhkan didaerah,” tegas Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi juga menyoroti kinerja Gubernur Kepri dalam mengelola Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Baca Juga : Kunker ke Kepri, Presiden Jokowi Saksikan Vaksinasi Massal di Pulau Bintan

Presiden menginginkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk lebih serius mengeluarkan anggaran APBD tahun 2021 terutama untuk kepentingan dan perekonomian rakyat.

Selain itu, dalam kunjungannya Presiden juga terkejut saat mengetahui serapan APBD Kepri hingga bulan April 2021 baru mencapai 10% disusul dengan pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah standar nasional

“Saat ini saya melihat, yang tinggi baru belanja Pegawai saja,” tutur Jokowi kesal.

Hingga berita ini dimuat, konfirmasi melalui WA terkait statmen Presiden Joko Widodo yang dilakukan awak media ini belum juga dibalas Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (Sukur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here