Bantu Perjalan Buronan Negara, Jendral Bintang Satu Diancam 6 Tahun Penjara

Foto: Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers penetapan tersangka Brigjen Prasetijo  (YouTube Tribrata TV)

Senin, 27 Juli 2020, 19.00 Wib

Jakarta, Investigasipos.com – Perjalanan Karir, Jendral Bintang Satu, Brigjen Prasetijo Utomo akhirnya kandas dalam skandal Kasus Pemberian Surat Jalan kepada Buronan Kasus Korupsi Hak Tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.

Mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri ini ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik Polri melakukan gelar perkara dengan melibatkan pihak Itwasum dan Divisi Propam Polri.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan langsung oleh Kabareskrim, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers penetapan tersangka Brigjen Prasetijo Utomo, di Mabes Polri, Jakarta selatn Senin (27/07/2020).

Brigjen Prasetijo Utomo disangkakan melakukan perbuatan pidana, memberikan pertolongan pembuatan surat jalan palsu. Dia juga dianggap menghalangi penyidikan dengan menghancurkan barang bukti.

Selain itu, Jendral Bintang satu ini juga diduga telah membuatkan surat bebas COVID-19 dan ikut serta terbang ke Pontianak bersama Buronan Negara, Djoko Tjandra.

Atas perbuatannya tersebut,
Prasetijo terancam pidana penjara 6 tahun. Hal itu diungkapkan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo usai memaparkan pasal-pasal yang menjerat mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri ini.

Adapun persangkaan itu,
Persangkaan Pasal 263 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 (e) KUHP, dan Pasal 426 ayat 1 KUHP, dan/atau Pasal 221 ayat ke-1, ke-2 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun,” terang Sigit.

Listyo memastikan penyelidikan kasus ini terus berlangsung dengan tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka baru. Untuk Brigjen Prasetijo Proses kode etik juga masih berproses.

Selain itu Polri juga akan bekerja sama dengan KPK untuk mengusut aliran dana yang membuka kemungkinan adanya tindak pidana korupsi,” tuturnya.

Kontributor : Johan / Penulis : Muhamad Sukur

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Media Investigasi Groups. Powered by Perwinsus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *