Beranda Berita Jakarta BKN Sebut, Data Hasil TWK Sudah Diserahkan ke KPK

BKN Sebut, Data Hasil TWK Sudah Diserahkan ke KPK

Kepala BKN , Bima Haria Wibisana 

Selasa, 22 Juni 2021

Investigasipos.com | Jakartal – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyebutkan, hasil TWK kumulatif, bukan data perseorangan masing-masing individu. Hasil ini dalam bentuk dokumen yang tersegel.

Bima mengaku, pihaknya sudah tidak memiliki data hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, karena sudah mereka serahkan ke KPK.

“BKN menerima hasil TWK, hasilnya semua kumulatif dalam bentuk dokumen yang tersegel. Dan semuanya sudah diserahkan ke KPK.

“Saat ini BKN tidak memegang dokumen apapun,”ucap Bima dalam konferensi pers secara virtual yang di tayangkan di Youtube Humas Komnas HAM RI, Senin (21/6).

Hal tersebut dikatakan Bima saat menjawab pertanyaan awak media tentang pernyataan Plt Jubir KPK Ali Fikri yang menyatakan perlu berkoordinasi dengan BKN untuk memberikan hasil TWK untuk para pegawai yang meminta.

Bima juga menegaskan bahwa data yang di maksud Fikri itu tidak ada didalam data hasil TWK yang diberikan BKN kepada KPK. Data itu ada pada Dinas Psikologi Angkatan Darat (AD) dan BNPT.

“Yang diminta adalah hal-hal yang tidak ada dalam dokumen itu, karena ini dokumennya bersifat agregat, bukan detail orang per orang.

“Kalau kami meminta, maka kami akan minta pada pemilik instrumen karena instrumen tidak ada di kami. Indeks Moderasi Bernegara 68 ada di Dinas Psikologi AD dan profilingnya ada pada BNPT,” terangnya.

Untuk mendapatkan data itu Bima kemudian berkomunikasi dengan Dinas Psikologi AD dan BNPT. Kedua lembaga itu mengatakan bahwa hasil asesmen yang dipegangnya bersifat rahasia.

Kalau menurut Dinas Psikologi AD hal itu berdasarkan ketetapan Panglima TNI sedangkan di BNPT mengatakan, ini profiling didapatkan dari suatu aktivitas intelijen sehingga menjadi rahasia negara,” ungkap dia.

Jadi saya sampaikan menurut Dinas Psikologi AD dan BNPT ini adalah rahasia. Informasi ini bisa dibuka atas putusan pengadilan. Sebab dengan putusan pengadilan, pihak-pihak pelaksana dari masing – masing institusi tidak dinyatakan bersalah.

Sebelumnya dikabarkan KPK telah menerima 30 surat permohonan permintaan salinan data dan informasi terkait tes wawasan kebangsaan (TWK).

KPK mengaku sedang berupaya meminta salinan hasil TWK tersebut kepada BKN. Hal itu guna memenuhi salinan dokumen yang bukan sepenuhnya penguasaan KPK.

“PPID KPK tengah melakukan koordinasi dengan BKN terkait pemenuhan informasi tersebut, karena salinan dokumen yang diminta bukan sepenuhnya dalam penguasaan KPK,” pungkas Plt jubir KPK Ali Fikri waktu itu. (Johan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here