Beranda Berita Bintan Diusir PT BMW dari Lahan Hutan Lindung Milik Negara, Petani Lome Panen...

Diusir PT BMW dari Lahan Hutan Lindung Milik Negara, Petani Lome Panen Melon di Wacopek

Petani Lome Panen Melon di Wacopek

Minggu, 31 Oktober 2021

Investigasipos.com l Bintan – Meskipun sejumlah warga yang bertani di Lome desa Toapaya Utara, Kec Toapaya dan Desa Malang Rapat, Kec Gunung Kijang sedang mengalami kesulitan akibat konflik lahan Hutan Lindung milik Negara yang diduga direbut dan dikuasai oleh Perusahaan yakni PT BMW.

Namun tidak menyurutkan langkah warga yang bertani disana untuk mencari solusi memanfaatkan lahan/tanah lain yang kebetulan dikelola oleh Kelompok Tani Sumber Makmur di Wacopek, Kel Gunung Lengkuas, Kec Bintan Timur untuk ditanami buah melon.

Akibat Konplik sejak 6 bulan terakhir, aktivitas warga yang bertani di 2 desa itu lumpuh. Kebun-kebun yang sudah dibajak dan akan disemai bibit- bibit tanaman seperti semangka, Cabe, Jagung Hibrida dan lain-lain gagal ditanami Petani.

Bahkan karena konflik ini, Petani mengalami kerugian yang sangat besar hingga Miliaran rupiah,” ujar Suwari Ketua Kelompok Tani Wono Agung dan Sumber Makmur.

 

Petani Lome Panen Melon di Wacopek

Pembina Kelompok Tani Wono Agung dan Sumber Makmur yang juga Ketua Forum Korban Mafia Tanah Indonesia (FKMTI) wilayah Kota Tanjungpinang-Bintan, Muhammad Sukur melalui Ketua Kelompok tani Suwari mengatakan, masyarakat yang bertani di Lome dan Malang Rapat Bintan semua butuh makan.

Dengan adanya Panen Melon hari ini di lahan Kelompok Tani Sumber Makmur yang ditumpangi warga Petani Lome dan Malang Rapat menunjukan betapa besarnya pemanfaatan lahan Hutan Lindung milik Negara jika benar-benar dikelola dan digunakan untuk kemakmuran rakyat.

Seyokyanya, lahan Hutan Lindung milik Negara dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bertani. Hal ini tentu bermanfaat bagi kehidupan mereka contoh dari hasil buah-buahan yang sehat dan bergizi seperti hasil Panen Buah Melon Hari ini di Wacopek Bintan, akan bermanfaat membuat imunitas tubuh manusia menjadi kuat dan otomatis membuat bangsa kita sehat

Selain itu hasil panennya juga dapat dirasakan dan dinikmati masyarakat luas,” tegas Sukur melalui Ketua Kelompok Tani, Suwari.

Ibu2 Tamu undangan saat membantu memanen Melon di Wacopek

Buah Melon juga dikenal kaya serat, vitamin, C, E dan anti oksidan tinggi yang disinyalir dapat menjaga imunitas tubuh dari serangan penyakit termasuk covid-19. Sekitar 85 persen pasien positif covid-19 tidak menunjukkan gejala karena memiliki imunitas yang baik,” ujarnya

Selanjutnya, walaupun kondisi saat ini masih Pandemi Covid-19 namun tidak membuat Warga Kelompok Tani Wono Agung dan Sumber Makmur pasrah. Mereka berhasil membuktikan kerja keras yang membuahkan hasil, dengan memanen Buah Melon. meskipun tidak dalam jumlah besar akibat kekurangan lahan.

Dengan Fakta ini seharusnya membuat Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum membuka mata, membantu persoalan perjuangan Rakyat (Petani) untuk membela hak Negara yan dirampas Perusahaan.

“Seharusnya Pemerintah dan Aparat Penehak Hukum melindungi aset Negara, bukan justru membantu pihak Perusahaan merebut dan menguasai lahan Hutan Lindung tersebut.

Petani Lome Panen Melon di Wacopek

Sebelumnya, warga Kelompok Tani yang dipimpin oleh Suwari melakukan panen buah melon bersama di Wacopek Kel Gunung Lengkuas Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan pada Minggu (31/10/21) pagi.

Suwari mengatakan, Panen Melon hari ini adalah panen buah yang sudah kesekian kalinya dilakukan Petani di Sumber Makmur Wacopek. Dan kami sangat bersukur atas kelancaran panen ini.

“Panen melon ini yang sudah kesekian kalinya kita laksanakan sebelumnya kita sudah melakukan panen Semangka dalam jumlah besar,” tutup Suwari.

Turut hadir dalam Panen Melon tersebut, Pengurus Kelompok Tani, Tamu undangan, masyarakat dan Sejumlah awak media. (Holo)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here