Kadisdik TPI, Ada 4 syarat Jika Ingin Memulai Masuk Sekolah Disaat Pandemi

Kadisdik TPI, Ada 4 syarat Jika Ingin Memulai Masuk Sekolah Disaat Pandemi

Rabu, 24 Juni 2020, 21.00 Wib

TG.PINANG – Investigasi pos.com. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata menyebutkan, sesuai dengan SKP empat menteri, Tanggal 19 Juni 2020, ada 4 syarat jika ingin memulai masuk sekolah saat Pandemi Covid 19.

Adapun 4 syarat utama tersebut diantaranya: Pertama, sudah berada pada zona hijau. Kedua,
sekolah harus sudah mendapat ijin terlebih dahulu dari pemerintah setempat dan untuk madrasah harus melalui Kanwil kementerian agama daerahnya.

Untuk yang ketiga, Sekolah harus memenuhi beberapa aspek Ceklis, seperti menyediakan sarana tempat mencuci tangan dll serta mematuhi segala protokol kesehatan yang telah diatur.  Lalu yang Ke empat,  harus mendapat ijin dari orang tua,” terang Atma.

Dia juga mengatakan, saat ini, untuk sarana tempat mencuci tangan dll, khususnya di SD maupun SMP yang ada di Kota Tanjungpinang sudah di siapkan sebelum masuk sekolah dimulai.

Baca juga : Rahma Sampaikan, Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019

Bagi peserta didik, baik guru maupun murid sudah kita arahkan agar tetap memakai masker serta melaksanakan segala ketentuan protokol kesehatan yg telah diatur.

“Anak-anak yang tidak sehat (sakit), tidak kita perkenankan untuk hadir ke sekolah cukup belajar dirumah saja,” tegas Atma.

Memang tidak sedikit orang tua yang masih khawatir terhadap keselamatan anak mereka di tengah kondisi pandemi, lanjut Atma dan itu membuat orang tua takut untuk menyekolahkan anaknya.

Untuk mengantisipasi hal itu, maka kami sudah mengintruksikan semua sekolah_sekolah yang ada di Kota Tanjungpinang, agar menyiapkan protokol kesehatan,”u ucapnya kepada investigasipos.com Rabu (24/06/2020).

Baca juga : Masuki New Normal, Plt Wali Kota TPI Minta Semua Sektor Lakukan Sosialisasi Kepada Masyarakat

Selain itu, memasuki tahun ajaran baru di masa New Normal, pada pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP kita terapkan sistem online, hal itu guna mengantisipasi kerumunan masa.

“Kami sangat optimis kualitas pendidikan tetap berkelanjutan sehingga orang tua diharapkan tidak khawatir, karena sistem pembelajaran sudah diatur dengan memenuhi aturan protokol kesehatan,” ujar Kadisdik.

Sementara itu, untuk PPDB tahun ini kuota masing-masing jalur tetap seperti tahun sebelumnya. Yaitu jalur prestasi, zonasi, bidik misi, prasejahtera dan pindahan luar kota. Saya juga menghimbau bagi peserta didik baru, agar mendaftar disekolah-sekolah yang terdekat dan sesuai dengan Zonasi tempat tinggalnya.

Selanjutnya, kami juga  sudah mengatur sistem alternatif teknis pembelajaran di tengah pandemi. Salah satunya dengan menerapkan pembatasan jumlah murid dalam kapasitas ruang kelas dan dibarengi dengan pembagian waktu pembelajaran di sekolah secara bergilir,” tukasnya.

Pewarta: Muhamad Sukur

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Media Investigasi Groups. Powered by Perwinsus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *