Foto: Kapolri, Jenderal Idham Azis saat memberikan arahan
Sabtu, 31 Oktober 2020
Investigasipos.com| Tg-pinang. Operasi Zebra 2020 sudah berlangsung sejak 26 Oktober 2020 lalu. Namun Kapolri Jenderal Idham Azis meminta dengan tegas kepada jajarannya untuk mengedepankan edukasi dan simpati.
Dalam operasi kali ini, Idham tak menargetkan tilang selama masa penindakan. Hal ini diungkap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono yang mengatakan, Kapolri meminta jajarannya lebih persuasif dan humanis.
“Sebagaimana arahan Pak Kapolri, memberikan arahan bahwa. Operasi Zebra tahun ini lebih mengedepankan simpatik dan edukasi. Tidak ada tilang dan target tilang. Dalam pelaksanaannya, polisi mengedepankan persuasif dan humanis,” kata Argo, Kamis 29 Oktober 2020 kemarin.
Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra 2020 selama dua pekan ke depan, terhitung sejak 26 Oktober sampai 8 November 2020. Polri menyadari, bahwa operasi kemanusiaan lebih dibutuhkan di tengah pandemi corona. Kegiatan operasi kali ini pun dapat berupa bantuan sembako, penyuluhan, hingga membagi masker.
“Operasi kemanusiaan di tengah pandemi lebih dibutuhkan masyarakat,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.
Berikut sasaran target Operasi Zebra 2020 sesuai arahan Kapolri:
1. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standart (SNI).
2. Pengendara ranmor R4 yang tidak menggunakan safety belt.
3. Mengemudikan ranmor dalam pengaruh alkohol.
4. Pengendara ranmor yang melawan arus.
5. Mengendarai ranmor yang melebihi batas kecepatan.
6. Pengemudi yang menggunakan HP pada saat mengemudikan kendaraan.
7. Pengendara ranmor yang masih di bawah umur.
8. Keabsahan administrasi ranmor (surat-surat).
Penulis : Adrian RN















































