

Senin, 30 Juni 2022
Penulis:Muhammad Sukur
Ketua Lembaga KPK Kepri Kennedy S
KEPRI l Investigasipos.com – Dugaan korupsi perjalan dinas fiktif serta dugaan korupsi pengelembungan dana oprasional angkutan apung yang melibatkan PNS di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan riau (Kepri) menuai perhatian pegiat anti korupsi, salah satunya dari Lembaga KPK Kepri.
Ketua DPD Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (Lembaga KPK) Kepri, Kennedy Sihombing mengatakan persoalan ini harus segera ditindaklanjuti untuk dilaporkan lantaran sudah menyangkut tindak pidana kejahatan, dimana didalamnya ada konspirasi pencurian uang negara.
.
Adapun dugaan konspirasi perjalan dinas fiktif di DPRD Kepri dilakukan secara sadar dan bersama-sama dengan modus membuat nama-nama pegawai PNS bawahannya untuk masuk dalam daftar nama perjalan fiktif dengan menjanjikan sejumlah uang kepada mereka.
Kemudian untuk modus dugaan korupsi alat angkutan apung dilakuakan dengan modus menambah pembiayaan oprasional perjalanan, sewa menyewa dan perbaikan-perbaikan agar menjadi alasan untuk mereka mencari cara mencuri uang negara.
Untuk menindaklanjuti Informasi temuan ini, Lembaga KPK Kepri berencana akan melakukan kordinasikan secepatnya kepada pihak bersangkutan.
“Apabila nantinya terdapat praktik korupsi didalamnya segera kami laporkan keaparat penegak hukum,” ujar Kennedy Sihombing.
“Bagi Pelaku, jika nantinya terbukti melanggar hukum, kami minta tidak hanya mengembalikan uang saja melainkan harus juga diproses secara hukum,” pungkas Kennedy pegiat anti korupsi Kepri ini.
Sebelumnya diberitakan, seorang oknum berstatus PNS di lingkungan Setwan DPRD Kepri keberatan ketika dirinya diminta BPK untuk mengembalikan sejumlah uang negara.
PNS tersebut keberatan karena merasa dirinya tidak melakukan kesalahan dan harus ikut bertanggung jawab, atas ulah atasannya yang telah memanipulasi penggunaan anggaran untuk perjalanan dinas.
Untuk menceritakan keluh kesahnya kemudian PNS ini pun bercerita kepada media lalu dari pemberitaan media tersebut menuai perhatian sejumlah pegiat anti korupsi salahsatunya Lembaga KPK Kepri.
Sementara itu hingga berita ini dimuat pihak media Investigasipos.com masih melakukan konfirmasi kepada pihak bersangkutan guna klarifikasi lebih lanjut.















































