Beranda Berita Korupsi Melapor ke Inspektorat Kennedy Mengaku Ada Bukti Rekaman

Melapor ke Inspektorat Kennedy Mengaku Ada Bukti Rekaman

Melapor ke Inspektorat Kennedy Mengaku Ada Bukti Rekaman

Selasa, 31 Agustus 2021

Investigasipos.com | KEPRI – Kisruh Lelang Proyek di PUPR Kepri
pada bidang SDA yang diduga melibatkan oknum PPK dn Pokja ULP Kepri berlanjut Pelaporan ke Ispektorat

Pihak Pelapor yang juga di dampingi Ketua Lembaga KPK Kepri Kennedy sihombing mengaku ada bukti berupa rekaman yang memperkuat dugaan permainan Praktik KKN dalam lelang proyek ini.

Selain itu dalam laporan tertulisnya dia juga sampaikan bahwa kejanggalan proses lelang diduga sudah diatur dan ditentukan pemenangnya jauh sebelum tender.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Lembaga KPK Kepri Kennedy Sihombing menegaskan, Inspektorat Kepri harus bertindak cepat membatalkan tender bermasalah tersebut.

Menurut Kennedi ini perlu dilakukan demi tercapainya lelang tender yang bersih dan Transaparan di Wilayah
Kepulauan Riau (Kepri),” ujarnya usai menelaah hasil laporan pelapor.

Sebagai pegiat Anti Korupsi, demi pencegahan korupsi pada oknum ASN dia juga menyampaikan akan siap membantu pihak Inspektorat Kepri kapan saja jika dibutuhkan.

Sebelum di beritakan, dugaan praktik KKN kecurangan dalam proses lelang tender proyek PUPR Kepri bidang SDA di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kepri diungkap oleh kontraktor peserta yang mengikuti lelang.

Diantaranya terkait pelaksanaan lelang proyek Pembangunan saluran utama drainase jalan Panglima Dompak dan Pembangunan Drainase Perumahan Kijang Kencana III Kampung Purwodadi Bandara RHF Kelurahan Pinang Kencana.

Mereka menduga, semua tender proyek SDA yang berproses di ULP Kepri syarat dngan praktik KKN. PPK SDA dan Pokja ULP di tuding bersubahat mengatur Kontraktor rekanan sebagai pemenang.

“Proses lelang yang telah diadakan selama beberapa bulan ini, hanyalah pormalitas saja untuk mengelabui masyarakat dan juga peserta lelang lainya,” ungkap sumber yang tak ingin sebutkan nama.

Untuk diketahui akibat dugaan praktik KKN dalam sejumlah proyek PUPR Kepri bidang SDA di ULP ini, keuangan negara dirugikan hingga ratusan juta rupiah. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here