Beranda Kepri Menepis kabar keritikan kinerja kepemimpinan Gubernur Prov Kepri, ternyata “H. Lis Darmansyah”...

Menepis kabar keritikan kinerja kepemimpinan Gubernur Prov Kepri, ternyata “H. Lis Darmansyah” dan “H.Nurdin Basirun” contoh dua sosok anak bangsa putra daerah yang patut didukung

 

poto kebersamaan antara “Lis” dan “Nurdin”

KEPULAUAN RIAU

Invrstigasipos.com, Contoh sifat sabar, murah senyum, santun dan toleransi adalah gaya kepemimpinan “Lis Darmansyah” saat menjabat sebagai Walikota Tanjung pinang.

Begitu juga yang melekat pada diri seorang Gubernur Prov Kepri “H. Nurdin Basirun”. Kenyataannya mereka berdua adalah Sosok anak bangsa Putra daerah yang patut disanjung dan didukung.

Kedua sosok ini dalam kepemimpinan nya terkenal Toleransi, ramah, santun dan peduli kepada semua golongan.

Keberagaman adalah kunci kesuksesan mereka berdua dalam memimpin, meskipun pasti ada saja orang yang Kontra, pada kepemipinannya.

Bukti kepemimpinan “Lis Darmansyah” selama 5 tahun banyak di rasakan keberadaannya oleh masyarakat Tanjungpinang saat ini, oleh sebab itu masyarakat meminta dan mendesak “Lis Darmansyah” untuk maju kembali memimpin Tanjungpinang 5 tahun kedepan.

Sikap Toleransi, santun, ramah dan peduli pada sesama, dilakukannya dengan hati-hati disaat bekerja, bijak mengambil krputusan, bersih dan tidak korupsi semua itu sudah dibuktikan “Lis Darmansyah” selama 5 tahun ke pemimpinanya.

Wajar kalau masyarakat meminta lebih, hingga menginginkan dirinya kembali memimpin Tanjung pinang 5 tahun kedepan.

Hal yang sama juga dialami oleh Gubernur Kepri “H. Nurdin Basirun” saat 10 tahun memimpin Karimun.

Keberhasilan nya saat itu membuat Karimun melesit maju pesat dan besar namanya di Prov Kepri ini, hingga ke level Nasional.

Keberhasilan tata kelola pemerintahannya yang baik saat itu, membuat diri nya tidak diragukan lagi oleh masyarakat di Provinsi Kepri, sehingga dirinya terpilih menjadi Gubernur Prov Kepri saat ini.

Menyikapi isu pemberitaan Keritikan tentang ketidak berhasilan dirinya dalam memimpin Prov Kepri, pada akhir-akhir ini, sangat tidak berdasar dan perlu ditela’ah.

Aparat Kepolisian harus lebih sigap dan proaktif dalam mengendus propokator isu dibalik keritikan-keriikan itu, jika ada unsur-unsur isu Hoak dan pencemaran nama baik segera tindak lanjuti tanpa pandang bulu, apa lagi saat ini kita dalam tahapan suasana Pilkada.

Ketika Tim investigasi kami menanyakan langsung perihal masalah riuhnya keritikan-keritikan terhadap Kepemimpinan ‘Nurdin” saat ini, kepada salah seorang Tokoh Masyarakat Tanjungpinang, ia katakan,

” Biaselah, begitulah kite manusie, baek saje dihujat ape lagi tak baek. Mungkin mereke lupe, Pak “Nurdin” itu muridnye Almarhum Pak sani, jadi tak ade duste diantare mereke.

Saat ini tak mudahlah untuk mengompor -ngompori masyarakat, warge sekarang udah pintar, maklum lah jaman ini jaman Now kate orang putih, “guraunya.

Saat ini masyarakat mane yang tidak tahu, disane-sini ade Tim saber, baek dari KPK maupun yang lainnye, kalau memang pak “Nurdin” dalam pemerintahannye tak baik pastilah sudah ditangkap.

Sementare hal itu tidak terjadi, berarti die telah berhasil mengharumkan name marwah Prov Kepri sebagai pemimpin yang jujur dan bersih, “Tuturnya dengan kental bahasa melayu.

Kite semua tahu tentang kebijakan Presiden RI “Joko Widodo” yang lagi gencar-gencarnye memangkas anggaran, sehingge defisit disetiap daerah. itu juge menjadi beban bagi pemerintahnye dan pembangunan di prov Kepri ini.

Kami orang tue-tue ni, hanye bise berpesan kepade orang yang mude-mude, janganlah suke gadoh dan mengkambing hitamkan orang laen, kalau diri kite sendiri belum pantas untuk berbuat, “Tegas Tokoh Warga yang engan disebutkan namanya itu.

Beliau juga menghimbau dan mengajak kepada semua Tokoh-tokoh penting masyarakat prov kepri, mendo’akan dan mendukung kepemimpinan Gubernur “H. Nurdin Basirun” agar berhasil memajukan Prov Kepri ke depan, meskipun kita tahu saat ini disetiap daerah sedang mengalami depisit anggaran

Penulis : M. Sukur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here