Beranda Berita Jakarta Teken MoU Kemendag Ajak Kejagung Awasi Ekspor Impor

Teken MoU Kemendag Ajak Kejagung Awasi Ekspor Impor

Sabtu, 17 September 2022

Kemendag dan Kejagung Lakukan MoU

JAKARTA l lnvestigasipos.com – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Jaksa Agung RI St Burhanuddin menandatangani nota kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengawasan terhadap sektor penerimaan negara seperti ekspor-impor.

Menurut Zulhas, penting penguatan kelembagaan dengan menggandeng aparat penegak hukum sehingga birokrasi mempunyai kenyamanan dan ketenangan dalam menjalankan tugas pokok dan kewenangan kementerian/lembaga.

“Kita ingin perbaikan (pada masa) yang akan datang. Jangan sampai salah lagi. Masa jatuh dua kali. Justru ini kita perlu pendapat, perlu supervisi dari kejaksaan agar nanti kita mengambil langkah itu benar dan tidak terulang lagi seperti kesalahan yang kematin.

“MoU hari ini penting, agar kita bekerja ada lampu penerangnya sehingga teman-teman jelas ambil keputusan tidak meraba tidak mengira-mengira karena kita bisa bantu pendapat hukum termasuk nanti bikin perturan-peraturan seperti peraturan Mendag, ” ucap Zulhas.

Dalam kesempatan yang sama Burhanuddin mengatakan, hari ini kami ( Kejagung) dengan Pak Mendag melakukan penandatanganan kesepahaman bersama (MoU) intinya adalah sinergitas dan kolaborasi.

Kita bersama Kemendag ingin memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada agar tidak salah dan terulang kembali,” kata Burhanudin di Lobi Menara Kartika Kejagung, Jumat (16/9//2022).

Adapun ruang lingkup MoU ini meliputi pertukaran data dan informasi pengamanan pembangunan strategis di bidang perdagangan, pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.

Selanjutnya koordinasi penanganan pengaduan masyarakat, pengawasan dan penegakan hukum dan optimalisasi kegiatan pemulihan aset di dalam maupun luar negeri, peningkatan kompetensi SDM, dan bentuk kerja sama lain yang disepakati oleh para pihak.

MoU ini berlaku selama tiga tahun, terhitung sejak tanggal ditandatangani dan dapat diperpanjang, kecuali apabila para pihak memutuskan, mengakhiri nota kesepahaman sebelum berakhirnya jangka waktu tersebut.

Saya berbahagia pagi ini bisa menandatangani MoU antara Kemendag dan Kejaksaan. Karena kita tahu di Kemendag memang ada masalah. Saya berterimakasih atas MoU tersebut artinya saya sudah diterima,” ujar Jaksa Agung.

Selain itu Mendag juga mengatakan, kita ingin bekerja baik, transparan, terbuka tetapi juga cepat. Kalau begini nantinya kita sudah bisa langsung berkoordinasi dengan kejaksaan Agung.

“Kita ingin bekerja baik, transparan, terbuka tetapi juga cepat. Kalau begini kami sudah bisa nanti langsung koordinasi dengan kejaksaan,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulfikli Hasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here