Beranda Bisnis Menperin Minta, Treen Bersepeda Masyarakat Untungkan Industri Dalam Negeri

Menperin Minta, Treen Bersepeda Masyarakat Untungkan Industri Dalam Negeri

76
0

Menperin Minta, Treen Bersepeda  Masyarakat Untungkan Industri Dalam Negeri

Minggu, 12 Juli 2020, 23.20 Wib

JAKARTA – Investigasipos.com. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menuturkan, treen gaya hidup masyarakat dalam bersepeda saat ini harus membuat produsen lokal mendapat keuntungan.

Menurut Menperin, potensi pasar domestik untuk industri sepeda sangat besar di tengah pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang memilih bersepeda untuk tetap menjaga kesehatan.

“Kami lihat tren menggunakan dan menjual sepeda lagi naik. Kenaikan ini tidak akan sebentar, naik sepeda sudah jadi lifestyle, sehingga penilaian kami dalam jangka dekat tidak akan menurun,” katanya dikutip dari Inews.id, Minggu (12/07/2020).

Dia menekankan, penggunaan produk lokal dalam mata rantai produksi sepeda harus ditingkatkan. Dia akan berbicara dengan sejumlah prinsipal sepeda di Indonesia, termasuk mengkaji peluang penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kami ingin nantinya sepeda yang dipakai masyarakat Indonesia adalah 100 persen produksi industri di Indonesia,” ucapnya.

Direktur Jenderal Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Taufiek Bawazier menambahkan, saat ini tingkat komponen dalam negeri (TKDN) industri sepeda rata-rata 40 persen. Dia mengaku terus memacu agar lebih banyak produk lokal yang diserap industri.

Taufiek juga meminta industri sepeda dalam negeri untuk meningkatkan produktivitas dan menghasilkan produk dengan kualitas yang baik, sehingga bisa bersaing dengan sepeda impor. Salah satu teknologi yang perlu diterapkan yaitu nano untuk rangka sepeda.

“Bagian yang saat ini perlu didukung terutama penerapan teknologi nano untuk bahan rangka sepeda yang terbuat dari carbon karena secara material lebih ringan. Industri ini yang harus dibangun di dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan para produsen. Selain itu, rata-rata komponen lain sudah bisa dibuat di dalam negeri,” tuturnya.

Kontributor : Johan/ Pewarta : Muhamad Sukur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here