Beranda Hukrim Proses Persidangan Dianggap Aneh dan Janggal, Novel Kritisi Keputusan Jaksa

Proses Persidangan Dianggap Aneh dan Janggal, Novel Kritisi Keputusan Jaksa

ProsesPersidangan Dianggap Aneh dan Janggal, Novel Kritisi Keputusan Jaksa

Sabtu, 13 Juni 2020, 11.35 Wib

KEPRI, Investigasipos.com – Keputusan tuntutan jaksa kepada dua tersangka dalam persidangan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan dianggap telah menodai penegakan hukum yang berlaku di negeri ini.

Bayangkan, bagaimana mungkin kasus teror penyiraman air keras yang level penyerangannya termasuk level yang paling tinggi hingga mengakibatkan kerusakan dibagian mata hanya di tuntut 1 tahun penjara oleh jaksa

Bukan hanya Penyidik senior KPK,  Novel Baswedan saja yang harus merasakan kekecewaan atas tuntutan jaksa tersebut, akan tetapi seluruh bangsa ini juga turut berduka atas keputusan itu.

“Kalau hal seperti ini tidak pernah dikritisi dan diprotes dengan keras, lalu kemudian Presiden juga bungkam, saya yakin pola seperti ini akan mudah dan banyak terjadi kepada masyarakat lainnya,” terang Novel.

Novel juga katakan, selama dua bulanan ini proses persidangan kasus terhadap dirinya berjalan aneh dan banyak kejanggalan padahal level penyerangan yang dia alami sudah termasuk yang paling tinggi.

“Ini tergampar sekali bahwa proses persidangan berjalan dengan aneh, lucu dan banyak kejanggalan. Masak kedua penyerang itu hanya dituntut satu tahun penjara,” kata Novel, dikutip dari Kompas TV Jumat (12/06/2020).

Sementara itu, menyoal putusan tuntutan yang hanya 1 tahun penjara, bagi kedua tersangka penyiraman air keras terhadap Novel, jaksa beralasan tuntutan sesuai dengan pasal yang diterapkan.

Menurut jaksa kedua terdakwa tersebut dari awal tidak berniat menargetkan wajah Novel untuk dilukai. Selain itu keduanya tidak berniat menganiaya dan hanya ingin memberikan pelajaran saja pada Novel

“Niatnya hanya menyiram air keras ke tubuh Novel, namun ternyata terkena kepala korban,” ungkap Jaksa menjelaskan.

Pewarta : Muhamad Sukur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here