Simbol Balas Dendam, Iran Kibarkan Bendera Merah Diatas Kubah Masjid
Penulis : M. Sukur / Editor : Eris P
Investigasipos.com. Dikutip dari berbagai berita media Internasinal menuliskan, bahwa Rakyat Iran punya keinginan tinggi untuk membalas dendam atas kematian komandan pasukan elite Quds, Garda Revolusi Iran, Qasem Soleiman.
Hal itu terlihat, saat Bendera merah dikibarkan di atas Kubah Masjid Jamkaran di Qom Iran pd (04/01/20), sebagai tanda untuk pembalasan dendam atas pembunuhan Komandan Pasukan Quds IRGC, Qassem Suleimani dan para martir lainnya yang jatuh dalam serangan AS di bandara internasional Baghdad pada Jumat (03/01) dini hari.
Stasiun televisi pemerintah Iran menyiarkan rekaman pengibaran bendera itu di masjid kota suci Syiah, Qom. Bendera merah tampak dipasang di menara atau dekat kubah masjid, (dikutip dari Berita Tv One).
Baca juga : Program Polri Peduli Penghijauan, Polda Kepri. Akan Tanam 4.800 Pohon
Sementara itu, menurut budaya Iran. Bendera merah melambangkan darah yang ditumpahkan secara tidak adil, dan sebagai panggilan untuk membalas atas kematian seseorang. Hal tersebut baru pertama kalinya terjadi di Iran.
Dikabarlan,sejak Sabtu sampai Senin, ratusan ribu warga Iran turun ke jalan meneriakkan ‘kematian bagi Amerika’ dan ‘Amerika adalah Setan Besar’. Jutaan Ràkyat Iran berkabung menjelang pemakaman Soleimani di kampung halamannya.
Sementara itu, seorang pejabat pemerintahan AS mengatakan, pasukan rudal Iran dalam kondisi siaga tinggi. Dia tidak bisa menjelaskan apakah rudal-rudal Iran itu disiapkan untuk membidik sasaran tertentu atau tidak di kutip dari Reuters, Senin (6/1/20).
Sebelumnya, Iran juga berjanji akan membalas dendam atas kematiam Soleimani. Bahkan, langkah ini didukung oleh milisi bersenjata pro-Syiah yang ada di Timur Tengah dan negara lainya.
Baca juga : Edy Sofyan Sebut, Nurdin Basirun Suka Bagi-bagi Uang
Pada hari Jumat, (03/01/20) Pemimpin Revolusi Islam di Iran, Imam Sayyed Ali Khamenei berjanji “balas dendam berat” untuk Suleimani yang dia sebut “ikon Perlawanan seluruh dunia”.
Pejabat Iran lainnya termasuk Presiden Rouhani menekankan bahwa Republik Islam akan membalas dendam atas komandan tertinggi dan para martir lainnya.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyid Hasan Nasrallah juga menggambarkan Jenderal Suleimani sebagai ‘pemimpin para martir Sumbu Perlawanan’, menekankan bahwa pembalas untuk dia dan para martir lainnya adalah tugas semua mujahidin perlawanan di seluruh dunia.
Selain utu, Juru Bicara Pasukan Garda Revolusi Iran Ramezan Sharif mengatakan kepada stasiun televisi nasional bahwa Iran dan pasukan-pasukan anti-AS akan membalas dendam atas kematian Soleimani. Pungkasnya.















































