Beranda Berita Batam Tanggapi Orasi Damai, Kennedi: Kita Minta Men BUMN, Pecat Oknum BTN Diduga...

Tanggapi Orasi Damai, Kennedi: Kita Minta Men BUMN, Pecat Oknum BTN Diduga Kongkalikong

367
0

Ketua Lsm Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) Kepri, Kennedy Sihombing

Jumat, 10 Juli 2020, 17,09 Wib

BATAM – Investigasipos.com. Aksi unjuk rasa oleh sekelompok warga Perum Pancanaka City Tg-pinang, ke kantor cabang Bank BTN Kota Batam Kel. Belian Kec. Batam Kota menetapkan beberapa tuntutan.

Kordinator Aksi, Saudara Iwan dalam orasinya mengatakan, kehadiran pihaknya hari ini ke kantor cabang Bank BTN Kota Batam Kel. Belian Kec. Batam Kota hanya menyampaikan aspirasi saja.

“Hari ini tidak ada mediasi kami hanya berorasi saja,” ucap Iwan melalui keterangan tertulisnya.

Iwan menuturkan, dalam kasus Sertipikat Rumah terhadap PT. Pancanaka City Tg-pinang dan Bank BTN. Kami menduga ada permasalahan serius yang harus diusut. Dan untuk itu, kami akan sampaikan melalui orasi,” tegas Iwan

Adapun beberapa tuntutan orasi tersebut adalah,

– Mengenai Data 100 kredit bermasalah antara perumahan dengan kreditur.

– Dugaan Bank BTN ada Kongkalikong Dengan Pancanaka City

– Dugaan Plafon 35 Milyar Kredit Kontruksi Pancanaka City Macet.

– Mendesak pihak Kepolisian untuk mengusut Tuntas Kasus Sertifikat Perum Pancanaka City.

– Meminta Menteri BUMN Erick Thohir Pecat Oknum Bank BTN yang Diduga Kongkalikong tersebut.

Iwan juga katakan, sebelumnya mereka sudah berkali-kali datang ke kantor cabang Bank BTN Kota Batam Kel. Belian Kec. Batam Kota dengan itikad baik tapi tidak ditanggapi.

“Tujuan kami kesini untuk meminta hak kami yakni meminta sertifikat rumah. Dan perjuang kami disini bukan akhir, tetapi adalah awal dari semuanya,”
Ungkap Kordinator orasi ini.

Sementara itu, menanggapi aksi orasi warga perum Pancanaka City ini, Ketua Lsm Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) Kepri, Kennedy Sihombing mengatakan,

Sebenarnya kasus seperti ini tidak boleh terjadi apalagi melibatkan Bank Negara seperti BTN.
Bukan saja masyarakat yang dirugikan akan tetapi negara dan Kementerian BUMN pun dipermalukan.

“sebenarnya kasus seperti ini tidak boleh terjadi apalagi melibatkan Bank Negara seperti BTN.
Bukan saja Masyarakat yang dirugikan akan tetapi negara dan Kementerian BUMN pun dipermalukan,” kata Kennedy Sihombing.

Dia juga menegaskan, jika diperlukan pihaknya akan membantu warga Perum Pancanaka City untuk meminta Menteri BUMN,  Erick Thohir memecat Oknum Bank BTN diduga Kongkalikong tersebut.

“Jika dibutuhkan, kami akan membantu warga Perum Pancanaka City untuk memperjuangkan Sertipikat Rumah mereka dan meminta Menteri BUMN,  Erick Thohir memecat Oknum Bank BTN yang Diduga Kongkalikong itu,” tukas Ketua Lsm P2KN Kepri ini.

Dalam kesempatan yang sama, atas aksi orasi yang dilakukan oleh warga perum Pancanaka tersebut, dibenarkan oleh Dumm Kapolresta Barelang.

Dituliskannya, pada hari Senin tanggal 06 Juli 2020 sekira pukul 09.00 wib bertempat di kantor cabang Bank BTN Batam Kel. Belian Kec. Batam Kota dilaksanakan aksi damai warga perumahan Pancanaka Tg. Pinang dengan jumlah massa -+ 30 orang, penanggung jawab : saudara Iwan,

Adapun alat praga yang digunakan dalam pelaksanaan aksi tersebut diantaranya, Pengeras suara dan Pamflet. Orasi yang disampaikan oleh sdr. Iwan berlangsung damai

Dalam pelaksanaan aksi tersebut tidak dilakukan Pertemuan dikarenakan massa menolak, massa meminta pertemuan di tempat yang netral.

Sekira pukul 11.15 wib kegiatan selesai dan massa membubarkan diri, selama kegiatan itu berlangsung situasi dalam keadaan aman dan terkendali,” terang Dumm, Kapolresta Barelang

Pewarta : Muhamad Sukur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here