Beranda Hukrim Tersangkut Kasus Narkotika Mantan Pengawal Gubernur Ansar dan Cs Divonis Seumur Hidup

Tersangkut Kasus Narkotika Mantan Pengawal Gubernur Ansar dan Cs Divonis Seumur Hidup

Tersangkut Kasus Narkotika Mantan Pengawal Gubernur Ansar dan Cs Divonis Seumur Hidup

Rabu, 26 Oktober 2022 12:48
Editor: Faisal Zamzami

KEPRI l lnvestigasipos.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang menjatuhkan vonis pidana seumur hidup kepada Andrica Ricora Ginting Munthe terdakwa kasus 6 Kg Sabu.

Selain pernah menjadi eks atau mantan pengawal pribadi (Walpri) Gubernur Kepri Ansar Ahmad, terdakwa Andrica Ricora Ginting Munthe juga merupakan seorang oknum anggota Brimob Polda Kepri

Selanjutnya vonis yang sama juga dijatuhkan majelis hakim kepada dua terdakwa lainnya, Maskum dan Dika Tri Pamungkas. Ketiganya terbukti dan meyakinkan melanggar pasal 114 ayat 2 Jo. Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Ketua Majelis Hakim, Risbarita Simarangkir yang membacakan amar putusan menyatakan ketiga terdakwa terbukti dan meyakinkan bersalah melanggar melanggar pasal 114 ayat 2 Jo. Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup kepada terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim, Risbarita Simarangkir saat membacakan amar putusan di ruang sidang Pengadilan negeri (PN) Tanjungpinang Selasa (25/10).

Sementara itu, terhadap putusan hakim, ketiga terdakwa melalui penasihat hukumnya menyatakan untuk berpikir-pikir. Begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Diketahui, hukuman yang dijatuhkan berbeda dengan hukuman yang diajukan mereka.

Sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun dan denda Rp. 4,5 Miliar subsider 3 bulan kurungan.

Semula kronologis kasus ini terungkap berawal ketika seorang saksi bernama Syamsir Ode dan terdakwa Maskum mengambil sebungkus narkoba jenis sabu di Pinggir Pantai Hotel Club Med Bintan, pada Januari 2022 lalu

Kemudian Maskum bersama saksi Syamsir kembali mengambil bungkusan sabu tersebut dan menyimpannya disemak-semak dengan ditutup daun kering, lalu terdakwa Andrica menelepon Maskum. Maskum menyampaikan ada sebungkus narkoba jenis sabu.

Setelah percakapan itu Maksum membawa pulang narkoba itu ke rumahnya di Kelurahan Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri. Sabu tersebut disimpan Maksum dalam paralon di bawah pohon pisang di belakang rumahnya.

Malamnya, Andrica datang ke rumah Maskum. Andrica sempat menggunakannya, ketika Andrica menanyakan asal narkoba tersebut, Maskum menjawab telah mendapatkannya di dalam karung yang hanyut dari Malaysia.

Maskum juga menyebutkan jika masih ada lagi narkoba lain yang disimpannya kemudian mereka pun menjemputnya. Setelah itu Andrica menyimpan narkoba itu di mobil yang diparkir di gudang depan rumahnya hingga terhendus oleh polisi setelah Maskum hendak menjual narkoba senilai Rp 100 juta

Pada 23 Januari 2022 malam, Polisi langsung menangkap Maskum di rumahnya. Polisi menemukan satu paket besar narkoba jenis sabu dari Maksum. Setelah dikembangkan, polisi menangkap Andrica. Andrica mengaku jika narkoba tersebut dititipkan kepada Dika.

Selanjutnya polisi juga menangkap Dika di rumahnya Jln Diponegoro, Kampung Jeruk, Kelurahan Tanjung Uban, Kota Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan. Dari tangan Dika polisi menyita barang bukti sabu sebanyak 5.172,11 gram. Sementara total keseluruhan barang bukti sabu yang diamankan dari ketiganya berjumlah 6, 210,6 gram.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here