Beranda Berita Bintan Warga Resah Gubernur Kepri Diminta Cabut Izin Tambang Pasir PT. GML

Warga Resah Gubernur Kepri Diminta Cabut Izin Tambang Pasir PT. GML

Poto Jalan Kotor akibat aktipitas tambang pasir di Tembeling  

Jumat, 03 September 2021

Investigasipos.com | BINTAN – Aktivitas penambangan pasir PT. Gunung Mario ligaligo di Desa Tembeling Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau meresahkan Warga.

Mereka (warga tempatan red) mengaku akibat dampak dari aktivitas penambangan pasir itu, hanya debu dan jalan kotor saja yang warga rasakan setiap harinya.

Bukan hanya kesehatan warga saja yang terganggu, bahkan keselamatan nyawa pun terancam. Setiap harinya ada ratusan lori pengangkut pasir yang melintasi dan melaju di jalan raya menuju Desa Tembeling tersebut.

“Kami meminta agar Pemerintah melalui Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad SE MM menindak lanjuti keluhan warga. Cabut ijin tambang pasir milik PT. Gunung Mario ligaligo yang beroperasi di Tembeling,” tegas Awang (Nama samaran). Warga Desa Tembeling.

“Dari awal, sejak beroperasinya PT Pasir ini tidak ada keuntungan yang di dapat warga lokal. Jangankan memberi konpensasi debu dan jalan kotor akibat aktipitas kerjanya, kepada warga lokal yang membeli pasir saja sama harganya dengan membeli pasir di Toko,” ketus Awang.

Merespon pengaduan warga, Tim Investigasi media ini turun langsung ke lokasi PT pasir tersebut. Setibanya disana Tim tidak berhasil menemui pengawas mau pun mandor, hanya Satpam saja yang ada.

Poto lokasi  akibat aktipitas tambang pasir di Tembeling

Kepada Tim Satpam mengatakan bahwa mandornya lagi tidak berada ditempat no Hp nya pun saya tidak punya,” Aku nya.

Saat Tim bertanya apakah benar setiap harinya ada tiga ratusan lori yang memuat pasir keluar, Satpam menjawab tidak ada pak hanya 120 trip -+ yang keluar.

“Bukan 300 san, hanya 120 an lori saja yang keluar perharinya pak,” tutur satpam tersebut.

Selanjutnya, guna mengetahui sampai dimana bentuk pengawasan dari Pemerintah (ESDM Kepri red) terhadap aktifitas penambangan pasir dan juga hitung- hitungan pajak royaltinya dll media ini mencoba menghubungi pihak yg bersangkutan.

Hingga berita ini dimuat pihak-pihak yang bersangkutan belum berhasil di hubungi guna konfirmasi dan juga klarifikasi. (Sukur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here