Poto Beritagar. Jangan melihat langsung, Gerhana Matahari. Jika Tak gunakan Alat
Investigasipos.com. Banyak dari para Peneliti gerhana dan dokter mata mengigatkan, bahaya yang bakalan timbul jika warga melihat langsung fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) dengan cara mata terlanjang.
Selain tidak aman, menatap langsung gerhana tanpa filter bisa membakar retina. Lalu, merusak bagian penglihatan. Fenomena ini dikenal sebagai kebutaan gerhana dan dapat membuat gangguan pd penglihatan mata sementara atau permanen.
Baca juga : Tak Layak Operasi, Bus Masuk Jurang. 34 Nyawa Melayang
Hal ini dikatakan, Dr. B. Ralph Chou, Presiden dari Royal Astronomical Society di Kanada. Yakni Optometri profesi yang menangani kesehatan mata.
Menurut Chou, resiko kesehatan mata memang bisa terjadi tergantung dari berapa sering dan berapa lama mereka menatap gerhana. Tidak ada tanda-tanda langsung atau rasa sakit ketika retina mata rusak, karena retina mata tak punya syaraf rasa sakit,” terang Dr. B. Ralph Chou.
Beliau juga katakan, efek kerusakan retina setelah melihat gerhana baru terasa setelah 12 jam. Terutama ketika seseorang baru bangun dari tidur dan merasa penglihatannya telah terganggu.
Baca juga : Diduga Memanipulasi Keuangan, Dirut Jiwasraya. Jalani Proses Hukum
Mereka tak bisa melihat wajah mereka di cermin, mereka tidak bisa membaca dengan jelas, mereka kesulitan melihat penanda alam, dan pandangan mereka kerap kabur,” jelas Chou seperti dikutip Time.
Jadi bagi masyarakat yang ingin melihat fenomena Gerhana Matahari Sebaiknya mengunakan kacamata khusus disematkan sebuah filter agar tidak terkena paparan cahaya matahari secara langsung,” himbaunya.
Wak Kur














































