Poto Pekerjaan Dreinase dan Jalan FTZ di Tanjung Sebauk yang Bermasalah
Sabtu, 25 Desember 2021
Investigasipos l Kepri – Proyek Pekerjaan Jalan FTZ BP Kawasan Kota Tanjungpinang Kepulauan riau (Kepri) di Jalan Daeng Marewa Tanjung Sebauk Kelurahan Senggarang Kondisinya memprihatinkan, Baru saja serah terima pembangunan aspalnya sudah hancur.
Proyek yang bersumber dari dana DAK 2021 yang di kerjakan Kontraktor Pelaksana PT Mira diduga dikerjakan asal jadi, menyalahi bestek. Aspal yang digunakan tidak berkwalitas cepat hancur, tidak padat dan tidak kuat.
Poto Pekerjaan Dreinase yang Dibuntukan
Dari pantauan Investigasipos Selasa (19/12) dilapangan terlihat, aspal yang hancur dan berlobang berĀada tepat di tengah-tengah jalan. Jika saja pengendara sepeda motor lengah dan tidak berhati-hati aspal yang berlubang bisa jadi pemicu kecelakaan lalu lintas.
Terpisah Ketua Lembaga KPK Kepri Kennedy Sihombing menduga Pembangunan jalan yang menghabis anggaran Rp 14 miliar lebih itu dibuat tidak sesuai aturan pasalnya baru di serah terimakan jalannya sudah rusak dan berlubang.
“Diduga Jalan tersebut tidak layak, mulai dari ketebalan aspal dan penimbunannya kurang padat. Aspal yang digunakan juga terkesan tidak bagus dimasak,” Ucap Kennedy dihadapan awak media.
Poto Pekerjaan Jalan Daeng Karena yang Sudah Diserah Terimakan
Bukan itu saja, Pembangunan Drainasenya juga asal-asalan, ada yang dibuntukan dan ada pula yang tidak dibuat saluran pembuangan airnya. Pekerjaan Drainase yang buruk seperti ini saat musin hujan tentu akan mengakibatkan banjir.
Hingga berita ini dimuat, PPK dan Kontraktor Pelaksana Pembangunan Jalan FTZ BP Kawasan di Tanjung Sebauk, Senggarang belum juga berhasil di konfirmasi. (Sukur)














































