Beranda Berita Jakarta Pecat 56 Pegawai Tak Lolos TWK, Firli Dinilai Salah Prosedur

Pecat 56 Pegawai Tak Lolos TWK, Firli Dinilai Salah Prosedur

Poto, Ketua KPK Firli Bahuri

Minggu, 19 September 2021

Investigasipos.com | Jakarta – Surat keputusan pemecatan terhadap 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai menyalahi prosedur. Hal itu di sampaikan Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jawen.

Menurut Robert surat itu harusnya diteken oleh Sekjen (Sekretaris Jenderal) KPK, bukan pimpinan. Dan apa yang diputuskan dalam kontruksi kepegawaian kemarin itu juga salah.

“Seharusnya yang memiliki kewenangan memberhentikan, mengangkat dan memindahkan pegawai berkategori aparatur sipil negara adalah pejabat pembuat komitmen atau PPK,” Kata Robert dlpm diskusi daring ICW, Ahad, 19 September 2021.

“Jika PPK di kemnterian dan lembaga nonkementerian, adalah menteri dan kepala lembaga. Dan di pemerintahan daerah, PPK adalah gubernur, bupati hingga wali kota, maka di KPK adalah Sekjen, bukannya Ketua,” tambah Robert.

Awalnya, KPK telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian Dengan Hormat 56 pegawai KPK yang tidak lolos TWK. Satu diantaranya pegawai yg memasuki masa pensiun.

SK Nomor 1354 Tahun 2021 itu diteken oleh Ketua KPK Firli Bahuri pada 13 September 2021. Dalam hal ini Firli memberhentikan pegawai KPK terhitung mulai tanggal 30 September 2021. (Jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here