foto Bunda ilfanora Alumni STISIPOL Tanjungpinang
Tanjungpinang – Investigasipos.com, Sebentar lagi, Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah atau yang dikenal sebagai Hari Raya Qurban akan segera tiba. Namun, sudah siapkah kita untuk menyambut kehadirannya?
Saat kita mengetahui apa yang terkandung didalam makna ibadah kurban ini, biasanya seseorang akan tergerak hatinya untuk melakukan ibadah qurban yang memiliki amalan luar biasa tersebut
Sesungguhnya, ibadah qurban yang kita lakukan itu, hakekatnya adalah karna Allah SWT. Untuk menunjukkan bagaimana ketakwaan kita kepadanya.
Namun demikian kita pun haruslah memahami terlebih dahulu apa yang menjadi ketentuan didalam berkurban,” ucap Ilfanora salah seorang Caleg dari dapil Kec. Bukit Bestari, saat dikonfirmasi awak media ini, Selasa (21/8/18).
Menurut ilfanora yang akrab dipanggil Bunda ini mengatakan, dari beberapa penjelasan yang pernah ia baca sebelumnya tentang hukum berqurban, pertama kali ia tau adalah kisah dari ulama Syafi’iyah, Malikiyah, dan Hanabillah.
Dijelaskannya, menurut ke tiga Ulama tersebut diatas, “Ibadah berqurban adalah termasuk sunnah mu’akad. Ini bermakna bahwasanya, qurban itu menjadi ibadah sunnah yang diutamakan, terlebih lagi bagi ummat yg memiliki kemampuan lebih,” ungkap ilfanora salah seorang Alumni STISIPOL Tanjungpinang ini.
Bahkan, ada juga kalangan ulama (Hanafiyah) yang mengatakan berkurban itu wajib. Hal ini berlaku juga bagi mereka yang tidak memiki kemampuan.
Selanjutnya, ilfanora juga mengajak pada kita semua, Agar semangat berkorban pada diri kita terus tetap tumbuh dan semoga kita selalu mengingatkan dalam kebaikan.
Usai dikonfirmasi, kepada media Investigasipos.com, beliau sampaikan ucapan “Selamat hari raya AIDUL ADHA 10 Zulhijjah, semoga kita semua selalu diberikan kebaikan oleh Allah SWT,” tutur ilfa dan keluarga. (Skr)














































