Fhoto Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian
JAKARTA l lnvestigasipos.com – Jenderal Polisi, Tito Karnavian menghadiri acara program penanganan Teroris pada diskusi panel yang dihadiri 52 perwakilan negara. di Markas Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) New York, Amerika Serikat (AS)
Dengan tema “Strategy and Counter Strategy on Global Terrorist Networks. Kapolri ini pun mengatakan sebelumnya ‘Alqaida’ merupakan pengerak pertama munculnya jaringan terorime di dunia, dan kemudian barulah disusul ‘lSIS’ pada 2014 yang menjadi ancaman baru bagi keamanan dunia.
Menurut Tito hal yang penting dilakukan untuk menghadapi jaringan teroris adalah kita mestilah memakai konsep strategi pendekatan yang halus. Pendekatan secara halus ini berhasil menurunkan kualitas dan serangan teror di Indonesia.
Teroris secara global tidak mungkin di selesaikan hanya dengan senjata, ada lima langkah pendekatan halus umtuk menghadapi teroris diantaranya :1. Kontra radikalisasi, 2. Kontra deradikalisasi, 3. Kontra ideologi, 4. Menetralisir saluran dan 5. Menetralisir situasi yang mendukung penyebaran paham radikal.
Selanjutnya kepada PBB Jenderal Tito berpesan supaya menjaga keamanan dan perdamaian dunia terutama di negara-negara berbasis Islam. Salah satunya dengan memprioritaskan penanganan konflik terkait warga muslim.
Selanjutnya selain membicarakan mengenai kelanjutan pengiriman pasukan Polri untuk misi perdamaian dunia, Jenderal Tito diminta menjadi pembicara pada pertemuan tahun depan di Markas PBB New York, juni 2018 mendatang. (Sk)














































