Beranda Berita Jakarta Mahfud MD: Perlu Ada Reformasi Kultural Ditubuh Polri

Mahfud MD: Perlu Ada Reformasi Kultural Ditubuh Polri

Kamis, 22 September 2022

Menkopolhukam: Perlu
Ada Reformasi Kultural Ditubuh Polri

JAKARTA l lnvestigasipos.com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan Kepolisian saat ini berjalan stagnan, bahkan mengalami kemunduran.

Untuk itu Mantan Hakim Mahkamah Konsitusi (MK) ini menilai perlu ada reformasi kultural di tubuh Polri. Polisi ke depan harus memiliki sifat profesional, humanis, dan menghormati Hak Asasi Manusia (HAM).

“Polri ke depannya harus memiliki sifat profesional dan humanis, moralitas anggota Polri perlu diubah, terutama terkait hedonisme serta tindakan sewenang-wenang dan melanggar HAM,” ucap Mahfud, Selasa (20/9/22).

Walau Polri sudah memiliki aturan yang dinilai bagus, namun modal begitu saja belum cukup jika tidak sejalan dengan kultur dan kebiasaan aparat. Jangan ada arogansi dalam menyikapi masalah hukum di masyarakat.

“Tugas Polri itu ribuan, satuan kerjanya juga sampai ke desa-desa di Indonesia. Apabila ada satu saja anggota yang nakal,akan merusak seluruhnya. Untuk itu kepolisian harus kita bersihkan,”ujar Mahfud.

Contoh imbas dari kasus Ferdy Sambo, persepsi publik terhadap kepolisian mengalami penurunan. Meski secara terbuka Kapolri, Jenderal Listyo memerintahkan jajaranya untuk membuka kasus ini
Secara terang benderang tanpa di tutup-tutupi.

Polri harus melakukan pembenahan dengan penguatan kompetensi teknis, leadership, dan etik. Apabila ketiga ini berjalan maka presisi akan optimal fungsi pengawasan juga berjalan dengan baik, dari internal dan eksternal,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here