Beranda Berita Bintan Patrisius : PKF Kepri Apresiasi Tim Apraisal

Patrisius : PKF Kepri Apresiasi Tim Apraisal

PKF Kepri Apresiasi Tim Apraisal

Sabtu, 12 Juni 2021

Investigasipos.com | BINTAN – Perjalanan waktu dalam upaya mengadvokasi persoalan warga atas lahan sengketa di kampung masiran dengan PT. BAI masih dalam tahapan akhir analisis data hasil survei lapangan oleh team Apraisal, Sekjen PKF propinsi Kepri Patrisius Boli Tobi.

Kepada media ini dia sampaikan ucapan terima kasih dan Apresiasi khusus buat Kapolres Bintan yang oleh langkah bijak merespon keinginan Pimpinan presidium PKF Kepri untuk mendudukkan persoalan ini pada tingkat mediasi.

Kami melihat dan mencermati saat ini langkah yang telah di tempuh untuk membentuk team Apraisal atas atensi Kapolres Bintan dalam sengketa lahan tanah garapan ini, sudah pada ranah yang tepat,” tutur Sekjen PKF Kepri ini.

Kapolres Bintan telah mengimplementasikan restorasi justice sesuai edaran Kapolri. Saya sebagai pribadi maupun representasi dari Suku PKF propinsi Kepri menyampaikan ucapan terimakasih atas atensi Kapolres Bintan.

PKF Kepri Apresiasi Tim Apraisal

Pada momentum yang berbeda saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi Hukum DPRD propinsi Kepri, Sekjen PKF Kepri ini juga mengapresiasi kehadiran para legislator sebagai bentuk empati dalam merespon persoalan sosial kemanusiaan yang di alami warga kp. masiran Desa gunung kijang kecamatan gunung kijang – Bintan.

Beliau berharap bahwa perlu ada korelasi antara Resume hasil RDP dengan analisis team Apraisal yang sudah di mulai dan Apraisal telah bekerja atas Atensi Kapolres Bintan, bukan hasil RDP dengan komisi hukum DPRD propinsi Kepri.

“Silahkan saja teman – teman dewan (DPRD Kepri) berkoordinasi pada lintas sektoral agar apa yang telah di mulai oleh Kapolres Bintan pada akhirnya membawa persoalan ini dalam konteks penyelesaian yang lebih humanis sebab ini persoalan kemanusiaan,” Tegas Bung Boli.

Bagaimana respons dari pemerintah baik itu Pemda Bintan maupun pemprov Kepri awak media mencoba untuk menggali dari nara sumber yang satu ini, sekjen PKF yang juga didampingi Kepala Depkumham PKF propinsi Kepri bung Aloysius Dhango.

Dalam perjalanan panjang mengadvokasi persoalan ini yang memang lokus nya pada wilayah Kabupaten Bintan. Kami belum pernah melihat peran pemerintah dalam hal ini, baik Pemda kabupaten Bintan maupun pemprov Kepri.

PKF Kepri Apresiasi Tim Apraisal

Bung Aloysius menegaskan, konflik ini ada sangat dekat dengan area di lini pemerintah daerah baik Desa, maupun Kecamatan gunung kijang, tapi sepertinya mereka tidak ada atau pura-pura tidak ada. Canda Bung Aloy dengan kritik pedasnya.

Di jelaskan oleh Sekjen PKF Kepri, bahwa untuk Pemrov Kepri, kita sudah menyurati secara resmi kurang lebih 1 bulan yang lalu, hanya jawaban dari protokoler Gubernur, sudah di jadwal namun belum tau kapan.

Kita berharap siapapun baik itu dari sisi atensi Legislatif DPRD Kepri, Pemprov Kepri maupun Pemda Bintan respect. Kami tidak berharap banyak, saat ini yang kami tunggu adalah hasil akhir dari laporan team Apraisal yang bekerja atas atensi Kapolres Bintan.

Saat ini, analisis team Apraisal hanya pada batas presentasi nilai yang mengakumulasi perhitungan ganti rugi lahan yang telah di garap kurang lebih 18 tahun yang lalu sampai saat ini. Keputusan ada pada para pihak baik Warga penggarap lahan maupun PT. BAI,” tutup Sekjen PKF Prov Kepri. (Sukur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here