
Sabtu, 04 Juni 2022
Penulis : Muhammad Sukur
Poto MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo (Poto Pjr)
KEPRI l Investigasipos. com – Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo tentang rencana penghapusan tenaga honorer ditentang banyak pihak, mulai dari pengamat, Pemerintah daerah dan juga masyarakat.
Mereka menilai kebijakan MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo tentang rencana penghapusan tenaga honorer itu belum tepat justru akan mencoreng nama baik Presiden Joko Widodo.
Bukannya membantu Presiden Joko Widodo membuka lapangan kerja baru untuk mengurangi angka pengangguran terutama bagi generasi muda bangsa, justru malah mengeluarkan SE perintah penghapusan tenaga honorer
Akibat SE yang dikeluarkan MenPAN-RB, Pemerintah daerah (Pemda) dan para tenaga honorer saat ini di buat resah. Gara-gara kebijakan itu angka kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya Presiden menurun sehingga nama baiknya juga jatuh.
Dari pandangan sejumlah Pengamat, Pemerintah daerah (Pemda) dan juga masyarakat yang berhasil dirangkum oleh media ini mengatakan, Kebijakan MenPAN-RB menghapus tenaga honorer tidak lah tepat dan imbasnya membuat nama baik Presiden Jokowi tercoreng.
Terakhir Pengamat, Pemerintah daerah (Pemda) dan juga masyarakat meminta kepada Presiden Joko Widodo agar memerintahkan Menpan-RB, mencabut kembali kebijakan tentang pemberlakuan penghapusan tenaga honorer tersebut.
“Kami meminta kepada Presiden Joko Widodo agar memerintahkan Menpan-RB,
mencabut kembali kebijakan tentang pemberlakuan penghapusan tenaga honorer,” pungkasnya.
















































[…] Baca juga : SE” Penghapusan Honorer MenPAN-RB Bikin Resah, Coreng Nama Baik Presiden Jokowi […]