KEPRI- Investigasipos.com
Cegah penyebaran wabah Difteri Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kepri, H Djejep Sujana sudah antisipasi yang dilaksanakan oleh bawahanya Kabid. Pemberantasan penyakit menular, H. Irmansyah. Dikesempatan lain kemenkes gelar vaksinasi di tiga provinsi Senin 11-12-2017. Untuk pencegahan penyebaran difteri ini Kementerian Kesehatan akan melakukan imunisasi serentak disejumlah Daerah di 20 Provinsi, Sebagai respon atas penyebaran kasus wabah difteri tersebut. Namun program ini baru akan dilakukan di tiga provinsi mulai 11 Desember 2017.

Direktur Surveilans dan Karantina Kementerian Kesehatan,Jane Soepardi tentang hal penyebaran Difteri ini Beliau mengatakan Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah berupaya untuk melakukan pencegahan meluasnya penyebaran penyakit difteri ini.”Satu saja kasus difteri ini sudah dinyatakan kejadian luar biasa,” jelas Jane
Kementerian Kesehatan menyebutkan imunisasi serentak akan dilakukan mulai Senin (11/12) di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Prevelensi kasus difteri dan kepadatan penduduk di tiga provinsi cukup tinggi.
Direktur Surveilans dan Karantina ini juga menyatakan akan melakukan imunisasi di sekolah dan Pos yandu/ Pukesmas. supaya warga bisa mendapatkan vaksinasi gratis melalui Puskesmas di setiap provinsi tersebut. Jadi orangtua dapat mengecek status imunisasi anaknya “Udah mendapat vaksibasi difteri tersebut atau belum.”jelas Jane.
Menanggapi penyebaran Wabah difteri di 20 provinsi imi, “Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Cepat mengambil langkah Pencegahan Amtisipasi Penularan Wabah Difteri tersebut terhadap Masyarakat. Sosialisasi pencegahan dilakukan dalam kegiatan-kegiatan imunisasi di Pos yandu maupun Pukesmas yang ada didaerah kepri.
Hal ini dapat kami tanyakan lansung kepada Kabid Pemberantasan penyakit menular “Bapak H Irmansyah” Saat Konfirmasi melalui Hp. Dalam keterangannya beliau mengatakan, “kalau untuk wilayah Prov. kepri Penyebaran wabah Difteri ini kasusnya belum ada lagi, Meskipun demikian kami dari Dinas Kesehatan prov. Kepri siap mengantisipasi dengan mengarahkan setiap pukesmas dan posyandu yang ada diwilayah Kepri untuk membantu menjelaskan hal- hal tentang Pencegahan wabah Difteri ini melalui program imunisasi. Ujarnya
Dalam kesempatan lain ketika Tim kami menanyakan Apa itu difteri? Kepada Bapak H Irmansyah Beliau menjelaskan “Difteri merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diptheriae. Mudah menular melalui percikan ludah penderita saat bersin atau meludah.
Sedangkan Gejalanya berupa demam yang tidak begitu tinggi, sekitar 38ÂșC, timbulnya pseudomembran atau selaput di tenggorokan berwarna putih keabu-abuan dn mudah berdarah jika dilepaskan. Disisi.lain Pasien akan merasakn sakit ketika menelan.
Dalam sejumlah kasus biasanya disertai pembesaran kelenjar getah bening pada leher dan pembengkakan pada jaringan lunak leher(bullneck)
Penyakit ini dapat menyebabkan kematian akibat sumbatan saluran napas atas atau toksinnya yang bersifat patogen, selain itu dapat menimbulkan komplikasi miokarditis atau peradangan pada lapisan dinding jantung bagian tengah. “Ucapnya.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk cepat dan tanggap kalau kasus penyakit diatas tersebut tiba-tiba datang atau dirasakan. Masyarakat diharapkan segera periksakan diri secepatnya kepukesmas atau rumah sakit terdekat apabila adanya indikadi gejala penyakit tersebut untuk dilakukannya pengobatan, “ungkapnya. (Sukur)















































