Beranda Aparatur Terkait Kasus Lutfi, Polri Mengaku Sudah Melakukan Pendalaman.

Terkait Kasus Lutfi, Polri Mengaku Sudah Melakukan Pendalaman.

Terkait Kasus Lutfi, Polri Mengaku Sudah Melakukan Pendalaman (Pt. Idntimes)

Senin, 27 Januari 2020, 21.00 Wib/ Kontributor/Editor: Muhamad Sukur

Investigasipos.com. JAKARTA – Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kebenaran keterangan yang telah disampaikan Lutfi Alfiandi terkait penganiayaan dirinya oleh penyidik polisi saat di Introgasi.

Menurut Kombes Asep Adi Saputra, Polri akan menindak tegas jika terhukti ada oknum penyidik kepolisian melakukan kekerasan terhadap pemeriksaan Lutfi.

“Sepanjang ini, kami sudah melakukan pendalaman. Pendalaman itu terhadap saksi dan juga penyidiknya.

Baca juga : Tanggapi Kasus Lutfi, Kapolri Bentuk Tim. Usut Dugaan Penyiksaan Oleh Oknum Polisi

“Apabila benar dan terbukti apa yang disampaikan oleh Lutfi, tentang oknum polisi yang menyiksanya tersebut, pasti akan kami lakukan tindakan tegas,” ucap Asep di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Senin (27/01/2020).

Kapolri juga merespons kasus dugaan penganiayaan ini dengan cepat. Lalu memerintahkan tim khusus yang di pimpin oleh Bapak tadi Propam untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini artinya beliau secara internal juga sudah memerintahkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan,” terang Asep. 

Sebelumnya, Lutfi Alfiandi, pemuda yang fotonya viral karena membawa bendera di tengah aksi demo pelajar STM, mengaku dianiaya oknum penyidik saat ia dimintai keterangan di Polres Jakarta Barat.

Baca juga : Polri: Kami Akan Tindak Temuan PPATK, Terkait Pencucian Uang Sejumlah Kepala Daerah di Kasino

Dari pengakuan Lutfi saat dipersidangan ia katakan, saat diintrogasi berulang kali dia disuruh mengaku, kalau melempar batu ke petugas. Tak mengaku kemudian ia disuruh duduk, terus disetrum, sampai akhirnya ia memutus terpaksa harus mengaku dari pada dianiaya terus.

“Karena saya saat itu tertekan makanya saya bilang akhirnya saya lempar batu. Saat itu kuping saya dijepit, disetrum, disuruh jongkok juga,” kata Lutfi.

Namun, dugaan penyiksaan itu terhenti saat polisi mengetahui foto Lutfi viral di media sosial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here