Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam didampingi Kapolres Tg-pinang, Muhammad IqbalInvestigasipos.com. TANJUNGPINANG –
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam didampingi Kapolres Tg-pinang, Muhammad Iqbal dhadapan awak media hari ini, Jumat (14/02/20) mengatakan, terkait 7 WNI yang mendapat notifikasi dari Singapura dinyatakan negatif terpapar virus corona.
Hal ini dipastikan, setelah ke 7 orang WNI tersebut menjalani masa observasi selama 14 hari. Dan dari hasil pemeriksaan tim, hingga saat ini tim tidak menemukan tanda-tanda gejala virus corona kepada diri mereka.
“Alhamdulilah dari hasil laboratorium sudah keluar hasilnya. Dan ke 7 WNI warga Tanjungpinang itu negatif virus Corona. Saat ini, ke 7 orang tersebut sudah bisa beraktivitas seperti biasa,” tutur Rustam kepada awak media.
Baca juga : WNI dari Singapura Suspect Virus Corona Diduga Masuk Ke Wilayah Indonesia Melalui Kota Batam
Sebelumnya diberitakan, Kementerian kesehatan (Kemenkes) mengklarifikasi mengenai kabar 6 WNI dari Singapura yang diduga Suspect virus Corona masuk ke Batam.
Klarifikasi itu dilakukan utk menanggapi informasi yang beredar dari pmberitaan tentang 6 WNI dari Singapura berstatus terduga Suspect virus korona pulang ke Indonesia melalui Batam.
7 WNI yang Mendapat Notifikasi dari Singapura Dinyatakan Negatif Terpapar Virus Corona
Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Yurianto mengatakan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Batam dan Dinas Kesehatan Tanjungpinang telah pun menemui dan memeriksa 6 WNI yang katanya satu keluarga itu.
Baca juga : Singapura Nyatakan Terima Kasus Pertama Virus Korona
“Semua pelaku perjalanan yang disebut dalam laporan itu dapat ditemui dan diperiksa. Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ada menunjukkan demam dan tidak sesak napas,” ucap Yurianto di Jakarta, hari ini.
Dia menuturkan, sesuai protokol badan organisasi kesehatan dunia di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan, orang yang berstatus terduga terjangkit virus korona tidak boleh melakukan perjalanan lintas negara.
“Suspect (terduga) adalah orang yang sakit dan sedang menunggu hasil tes, sehingga enam orang tersebut tidak mungkin dalam status suspect,” katanya















































