
KEPRI. Investigasipos.com, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri) melaksanakan Festival Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Berseri Pendidikan Khusus se-Provinsi Kepri Tahun 2019, Senin (06/5/2019).
Festival ini diaksanakan mulai dari tanggal 16 April sampai 03 Mai 2019 yang diikuti oleh 24 peserta dan pendamping kegiatan Festival ABK Berseri Pendidikan Khusus se Provinsi yang berlangsung disetiap Kabupaten/Kota di Kepri.
Lomba Festival ABK Berseri 2019 ini di laksanakan bertujuan, untuk menggali dan memberikan dorongan kepada peserta didik pendidikan khusus agar dapat mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitasnya dalam Festival dan Lomba ABK Berseri.
Sedangkan tujuan lainya untuk memupuk dan menumbuh kembangkan gaya hidup bersih dan sehat, sehingga tumbuh rasa percaya diri bagi peserta didik Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus dalam menggapai hidup yang lebih baik. Dan untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam belajar dan berkarya melalui kompetisi yang sehat, jujur dan terbuka.

Kemudianuntuk mendapatkan gambaran kongkrit tentang lingkungan sekolah bersih dan sehat serta anti narkoba yang dapat digunakan untuk membentuk perilaku peserta didik dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Lalu menumbuhkan sikap kritis, terbuka dan rasa ingin tahu peserta didik dalam berbagai hal melalui Festival dan Lomba ABK berseri tersebut.
Pelaksanaan Festival ABK Berseri Pendidikan Khusus Se-Provinsi Kepri tahun 2019, sebelumnya dibuka oleh Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Deka Harmadya Sandi Sstp.
Sementara itu, cabang yang diperlombakan dalam pertandingan ini, cabang Lomba Karya tulis, Lomba membuat poster dan Lomba tata kelola UKS.

Sementara hasil yang diharapkan dari penyelenggaraan Festival dan Lomba ABK Berseri, kata Deka, agar terciptanya suasana kompetisi yang sehat dan sportif antar peserta didik sekolah Kabupaten dan Kota. Terwujudnya peserta didik yang berprestasi melalui Festival dan Lomba ABK Berseri.
Deka menambahkan, prilaku hidup bersih dan sehat di sekolah khususnya Sekolah Luar Biasa, perlu mendapatkan skala prioritas. Kondisi Sekolah Luar Biasa, baik jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah di seluruh Indonesia khususnya di Prov Kepri.
Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat adalah suatu kondisi lingkungan sekolah yang dapat mendukung tumbuh kembang siswa secara optmal membentuk prilaku hidup bersih dan sehat terhindar dari pengaruh negatif,” sebut Deka.
Kondisi lingkungan sekolah yang ideal tersebut, diharapkan mampu mendukung proses pendidikan dalam mencapai hasil yang optimal, baik dari segi pengetahuan, keterampilan maupun sikap.
Disamping itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk menggali potensi siswa di bidang non akademik, khususnya dalam memformulisasikan lingkungan sekolah yang bersih, sehat dan nyaman melalui kegiatan “Festival ABK Berseri ini.
kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan motivasi para peserta yang kuat dalam meningkatkan budaya hidup bersih dan sehat khususnya di lingkungan sekolah dan bersaing secara sehat untuk mencapai prestasi masing-masing,”tutup Deka.
(Incek Hs)













































