Dituntut 4 Bulan Penjara, Luthfi Alfiandi Sebut. Saya Tidak Bersalah

Dituntut 4 Bulan Penjara, Luthfi Alfiandi Sebut. Saya Tidak Bersalah

29 Januari 2020 – 17:20 Wib/ Kontributor: Arianto/ Editor: Muhamad Sukur

Investigasipos.com. JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut demonstran pembawa bendera merah putih di depan Gedung DPR, Dede Luthfi Alfiandi dengan hukuman empat bulan penjara.

Tuntutan itu diberikan karena terdakwa dinilai melanggar pasal 218 KUHP. Dimana dalam pasal tersebut dikatakan, – Siapa pun yang sengaja tidak pergi setelah diperintah tiga kali saat ada kerumunan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu.

Baca juga : Terkait Kasus Lutfi, Polri Mengaku Sudah Melakukan Pendalaman.

“Menuntu terdakwa dengan Pasal 218 KUHP, sehingga diharapkan majelis hakim menjatuhkan pidana selama empat bulan,” kata JPU Andri Saputra di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, hari ini Rabu (29/01/2020).

Setelah mendengar tuntutan itu, Luthfi kemudian menyampaikan keberatanya. Dia menyebut tak bersalah sesuai dengan pasal yang disebutkan JPU..

“Saya ditagkap polisi saat dalam perjalanan pulang usai mengikuti aksi demo pelajar tolak RKUHP di Gedung DPR RI pada 30 September 2019 lalu,” kata Lutfi menjelaskan.

Baca juga : Tanggapi Kasus Lutfi, Kapolri Bentuk Tim. Usut Dugaan Penyiksaan Oleh Oknum Polisi

Sementara itu, Hakim Ketua Persidangan Bintang AL mengatakan pihaknya akan menimbang tuntutan JPU tersebut. Ia akan membacakan putusan perkara itu pada Kamis (30/1/20) besok.

“Besok Kamis kita akan agendakan persidangan pembacaan putusan perkara Lutfi,” kata Bintang seraya mengetuk palu sebanyak tiga kali.

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Media Investigasi Groups. Powered by Perwinsus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *