Absen, Pemeriksaan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi Diagendakan Ulang

Absen, Pemeriksaan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi Diagendakan Ulang

Selasa, 21 Juli 2020, 09,00 Wib

KEPRI, Investigasipos.com –
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan, Pemeriksaan  terhadap Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi akan di agenda ulang.

Hal itu disampaikannya, setelah ada pemberitahuan Heru Pambudi Absen dan sudah mengirimkan surat keterangan tak bisa hadir kepada penyidik Kejagung.

“Heru sudah mengirimkan surat keterangan tak bisa hadir kepada penyidik sudah ada pemberitahuan dan akan diagendakan ulang ,”kata Hari di kantornya, Jakarta Selatan,
Senin (20/07/2020).

Baca juga : Ujung Cuitan Novel, Akun Twitter Jokowi Di-bully Berbagai Komentar Pedas

Dijelaskan Hari, saat ini penyidik ingin mendalami melalui Heru, bagaimana alur atau proses tahapan ketika mengimpor suatu barang serta kewenangan Bea dan Cukai terhadap pelaksanaan impor

“Selaku dirjen, tentu penyidik mau memperoleh keterangan dari yang bersangkutan,” ucap Hari dikutip dari Tempo.co

Sebelumnya, Kejaksaan Agung sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi impor tekstil di Direktorat Jenderal Bea Cukai tahun 2018 sampai 2020. Mereka adalah empat pejabat aktif di Bea Cukai Batam dan satu pengusaha.

Baca juga : Menperin Minta, Treen Bersepeda Masyarakat Untungkan Industri Dalam Negeri

Kelima tersangka tersebut adalah MM, DA, HAW, dan KA yang merupakan pejabat dari Bea dan Cukai Batam. Kemudian IR selaku pemilik PT Fleming Indo Batam dan PT Garmindo Prima.

Mereka dijerat atas dugaan tindakan pidana korupsi dalam importasi tekstil. Modusnya, dengan mengurangi volume dan jenis barang dengan tujuan mengurangi kewajiban bea masuk tindakan pengamanan sementara dengan menggunakan surat keterangan asal (SKA) yang tidak benar.

Hari mengatakan kasus ini berangkat dari temuan 27 kontainer di Batam tanpa dilindungi SKA. Kemudian 57 kontainer kembali ditemukan di Tanjung Priok.  Sementara ini, hasil penyidikan ternyata ditemukan 556 kontainer.

Kontributor : Abdullah/ Penulis : Muhamad Sukur

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Media Investigasi Groups. Powered by Perwinsus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *