Beranda Kepri Tjejep : Tingginya Kasus Stunting di Kepri, Akibat Pola Asuh yang Kurang...

Tjejep : Tingginya Kasus Stunting di Kepri, Akibat Pola Asuh yang Kurang Baik,

Tjetjep Kepala Dinas Kesehatan Prov Kepri

KEPRI. Investigasipos.com, Kepala Dinas Kesehatan Prov Kepri, Tjejep Yudiana menjelaskan, selama 2018, jumlah kasus stunting di Kepri mencapai 60 ribu atau 24 persen dari angka keseluruhan kelahiran bayi, Rabu (6/3/2019).

Menurut Tjejep tingginya kasus stunting di Kepri pada dasarnya, akibat pola asuh yang kurang baik, contohnya dalam pemberian makanan kepada anak (Bayi).

Ditambahkannya.”Saat ini terlihat banyak orang tua yang kurang paham, dalam memberikan makan kepada bayi yang usianya masih di bawah enam bulan, hal ini tentu mengkhawatirkan.

“Tidaklah boleh bayi yang belum genap usianya enam bulan di berikan makanan selain ASI karena jika diberi
kan makanan selain ASI dikhawatirkan bayi dapat terkena resiko penyakit dan daya tahan tubuh juga akan lemah,” jelas Tjetjep.

Tjetjep juga menjelaskan,
Stunting adalah kondisi gagal pada pertumbuhan anak baik itu tubuh maupun otak sianak, akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama hingga berdampak, anak menjadi pendek dari anak normal seusianya, serta memiliki pola pikir yang lambat.

Sementara itu, Tjetjep juga menghimbau kepada ibu ibu khususnya ibu muda dan calon ibu, untuk senantiasa meningkatkan pemahaman tentang gizi bagi anak, ingat.”Berikanlah ASI minimal hingga bayi berusia 6 bulan,” tuturnya kepada Media ini.

(Wak Kur)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here