
Kepulauan Riau
Investigasipos.com, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun berkeinginan anak anak di Kepri tumbuh dengan penuh integritas. Kesuksesan tidak turun dari langit, tapi didapat dengan kerja keras dan ketekunan.
“Anak-anak adalah calon pemimpin masa depan. Mari memulai langkah dengan baik, dengan penuh kejujuran,” kata Nurdin saat membuka pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Senin (9/4) kemarin.
Nurdin menyebutkan, agar UNBK ini tidak dijadikan kerisauan, ketakutan atau momokan. Tapi dijadikan motivasi untuk meraih prestasi. Sebab Nurdin yakin anak-anak Kepri memiliki kemampuan.
“Saya doakan anak-anak sukses dalam ujian dan sukses dalam kehidupan,” kata Nurdin.
Kehadiran Nurdin di sekolah tersebut memang ingin memberikan motivasi dan semangat kepada para pelajar agar mendapatkan hasil terbaik. Untuk mendapatkan hasil terbaik itu, kata Nurdin, dimulai saat memulai langkah dari rumah. Doa dan restu orang tua menjadi yang utama.
“Patuh pada orang tua dan guru. Kita harus berpacu menggapai kesuksesan,” kata Nurdin.
Nurdin, yang juga anak pulau, berkisah tentang perbedaan zaman dulu dan saat ini yang penuh kemajuan teknologi. Anak-anak dia minta memanfaatkan kemajuan itu untuk menunjang pendidikan.
Sementara Wakil Gubernur Kepri, H. Isdianto berharap prestasi pendidikan Kepri bisa membaik tahun ini. Jika saat ini, kata Isdianto Kepri berada di urutan ke-23 secara nasional. Maka kedepannya diharapkan bisa meningkat lagi.
“Saat ini Kepri berada di rating ke-23. Hal ini harus ditingkatkan. Kita tunjukkan kepada Indonesia bahwa anak-anak di Kepri ini cerdas-cerdas semua. Makanya adik-adik jangan malas karena pendidikan ini penting. Tanpa pendidikan, kita ini tidak akan bisa apa-apa,” kata Isdianto saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMAN 4 Tanjungpinang, Senin kemaren




Sebagai orang tua, begitu Isdianto membahasakan dirinya kepada para pelajar SMAN 4 Tanjungpinang. Bahwa kunjungannya adalah untuk memberikan semangat agar para peserta UN di SMAN 4 dan seluruh peserta se Kepri bisa mengisi jawaban dengan benar dan penuh tanggungjawab serta tidak saling contek.
“Sebagai orang tua, ini adalah bentuk rasa sayang saya sama anak-anak sekalian. Hari ini, tidak hanya disini tapi diseluruh sekolah se Kepri sedang melaksanakan UN. Tentu bapak mengharapkan yang terbaik dari hasil UN ini.
Belajarlah yang benar, berdoa dan mulailah isi jawaban dengan benar. Bapak yakin tadi malam anak anak sudah belajar semua,” kata Isdianto didampingi kepala sekolah SMAN 4 Tanjungpinang Dr. Darson, S.pd, M.Si.
Pada kesempatan ini Wakil Gubernur menyempatkan diri meninjau langsung ruangan UN dan kembali mengingatkan agar anak-anak meneliti dan menelaah baik-baik sebelum menjawab soal demi soal, Top of Form.
Sekretaris Daerah Kepri, Arif Fadillah bersama Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Teddy Jun Askara melakukan peninjauan pelaksanaan ujian di salah satu lokal SMKN 1 Tanjungpinang.
Pada kesempatan ini Arif melihat kesiapan perangkat computer yang akan digunakan untuk ujian nantinya, Arif Fadillah berharap semua pelajar SMA/SMK Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau berhasil dan sukses serta mendapatkan Nilai terbaik pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tahun ini.
Menurut Arif Fadillah, kelulusan 100 persen bagi peserta didik SMA/SMK bukan hal mustahil untuk diraih karena menurutnya yang membedakan hanya kemauan untuk selalu belajar.
“Kami yakin, InsyaAllah semua anak kepri lulus 100 persen pada ujian kali ini,” ujar Arif saat memberikan pengarahan kepada peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2018 di Aula SMKN Kota Tanjungpinang, Senin (02/04) kemarin.
“Semua akan terwujud jika kita punya kemauan. Kemauan untuk sukses, kemauan untuk menjadi yang terbaik dan selalu berpikiran positif,” kata Sekda dan berpesan agar peserta ujian selalu berdoa dan memohon doa restu orang tua, agar mendapatkan kemudahan didalam menjawab soal ujian.
Menurut Sekda, keberhasilan pelaksanaan ujian ini merupakan salah satu tolak ukur tingkat keberhasilan pembinaan generasi muda dan pendidikan di Kepri.
Kedepan Arif berharap semua sekolah di kepri bisa melaksanakan ujian berbasis komputer karena saat ini belum merata, diakibatkan kendala sinyal dan faktor lainnya.
“Ini akan menjadi perhatian kita bersama sama karena di era globalisasi ini kita tidak boleh ketinggalan informasi dan teknologi,” tutup Arif.
Dijelaskan oleh Kabid SLTA Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Juritno jumlah murid SLTA sederajat se Kepri yang mengikuti pelaksanaan UN baik sekolah yang berstatus negeri maupun swasta adalah sebanyak 156 sekolah. Dengan jumlah murid peserta UN sebanyak 14.208 siswa dengan rincian jumlah pelajar jurusa IPA sebanyak 6.067 orang, jurusan IPS sebanyak 7.853 orang, jurusan bahasa 114 orang dan agama 168 orang.
Editor : Hsm















































