poto Romi Ketua Umum PPP
JAKARTA
Investigasipos.com, Ketua Umum PPP (Partai Persatuan dan Pembangunan) Romi atau Romahurmuzi, ungkapkan asal muasal fitnahan label komunis dan anti-Islam yang dilekatkan kepada Presiden Joko Widodo.
Romi, menerangkan dua label yang melekat pada diri Joko Widodo tersebut bermula sejak masa kampanye Pilpres 2014. Saat itu, Romi menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Strategi Tim Pemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta.
Dalam pembelaanya Romi katakan, Saya tegaskan bahwa urusan prokomunis itu memang betul-betul sebuah fitnah dan hoaks belaka.
Menurut Romi ketika Pak Jokowi diusung Partai yang menuding dirinya dalam 2 hal tersebut, saat menjadi Wali Kota Solo dua periode, isu demikian tidak pernah terdengar, ” Ucap Romi, (13-04) di hotel Patra Semarang.
poto Tabloit Obor rakyat
Mengapa demikian pada tahun 2014 secara tidak diduga ketika posisinya berhadapan sebagai calon Presiden, tiba-tiba muncul isu komunis. artinya ini adalah sebuah rekayasa, ” Tegas Romi.
Romi melanjutkan, saat di tim pemenangan Prabowo dan Hatta terdapat banyak faksi, mulai yang resmi maupun yang tidak resmi.
Saat itu ungkap Romi, tiba tiba ada yang pemikiranya produktif menyampaikan bahwa Pak Jokowi adalah anak seorang tionghoa yang bernama Oey Hong Liong, dan dia adalah aktivis PKI.
Untuk mendobrak suara bagi pasangan Prabowo dan Hatta maka kabar Itu dibungkus dalam satu tabloid yang bernama Obor Rakyat, ” Tutup Romi, saat mengenang asal mula terjadinya Hoax 2 Fitnahan
yang mekekat pada diri Presiden Joko Widodo.
Penulis : M. Sukur














































