Beranda Aparatur Tanyakan Kedekatan Dengan Harun Masiku, KPK Cecar 10 Pertanyaan Kepada Ketua KPU

Tanyakan Kedekatan Dengan Harun Masiku, KPK Cecar 10 Pertanyaan Kepada Ketua KPU

Tanyakan Kedekatan Dengan Harun Masiku, KPK Cecar 10 Pertanyaan Kepada Ketua KPU

Jumat, 28 Februari 2020 – 15:00 wib/ Kontributor: Arianto/ Editor M. Sukur

Investigasipos.com. JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua KPU, Arief Budiman selama dua jam dan di Cecar dengan 10 pertanyaan terkait kedekatannya dengan Harun Masiku, Jumat 28/02/2020).

Dalam materi pertanyaan tersebut, Arief mengatakan KPK fokus menenyakan tentang hubungan dirinya dan tersangka kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) caleg PDIP, Harun Masiku.

Selain itu Arif juga mengaku ditanya soal hubungan dirinya dengan eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

“Hari ini saya dicerca sekitar 10 pertanyaan, terkait hubungan saya dengan Wahyu dan Harun Masiku,” kata Arief ketika keluar dari Gedung KPK, Jakarta Selatan.

Saat ditanya terkait Harun Masiku yang masih buron, Arief tegaskan bahwa dirinya tidak mengenal Harun Masiku. Tetapi Arif katakan dirinya pernah bertemu dengan Harun di Kantor KPU RI.

Saat itu yang bersangkutan, lanjut Arif sedang menyerahkan putusan Mahkamah Agung (MA) sebagai landasan meminta agar ditetapkan sebagai pengganti anggota DPR Fraksi PDIP Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia.

Lalu Arief tegaskan kepada Harun saatnitu, jika putusan MA itu bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Pemilu,” ungkapnya.

Arief mengaku hanya sekali itu bertemu dengan Harun. Dia menganggap pertemuan itu hanya sebagai konsultasi terkait penetapan PAW.

“Saya kemudian ditanya apakah setelah itu bertemu lagi, saya jawab tidak. Memang KPU biasa menerima banyak orang untuk konsultasi. Saya tidak berpikir apa-apa waktu itu,” ucapnya.

Pemeriksaan ini merupakan panggilan kedua terhadap Arief Budiman setelah pada 28 Januari 2020 lalu dia juga memenuhi panggilan KPK. Ketika itu dia mengaku dicecar 22 pertanyaan oleh penyidik.

Salah satu pertanyaan penyidik yang disebut oleh Arief ketika selesai menjalani pemeriksaan yaitu apakah dia ikut menerima uang dari Harun kepada Wahyu Setiawan.

Dia menegaskan sama sekali tidak pernah menerima dan menyentuh uang tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here