Beranda Aparatur Satgas PETI Polri, Tutup Puluhan Lubang Tambang Emas Ilegal di Gunung Pongkor...

Satgas PETI Polri, Tutup Puluhan Lubang Tambang Emas Ilegal di Gunung Pongkor Bogor

Satgas PETI Polri, Tutup Puluhan Lubang Tambang Emas Ilegal di Gunung Pongkor Bogor

Minggu, 2 Februari 2020, 15:02 Wib/ Kontributor: Arianto/ Editor: Dery A.

Investigasipos.com. JAKARTA – Untuk menangani Kasus Penambang Emas ilegal di Gunung Pongkor, Bogor. Polri saat ini mmbentuk Satgas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

“Saat ini ada puluhan lubang penambangan emas ilegal di Gunung Pongkor, Bogor yang kami tutup,” kata Karo Ops Polda Jabar Kombes Stephen M. Napiun melalui keterangan tertulis, Minggu (2/2)

Adapun jumlah keseluruhan lubang itu diperkirakn sekitar 23 lubang. 13 lubang tambang emas ilegal berlokasi di blok Citorek, dan 10 lubang lainnya berada di blok Cisuren,” tambah Karo Ops Polda Jabar, Kombes Stephen M. Napiun.

Baca juga : Kabid Humas Polda Jabar: Tidak Ada Tanda-tanda kekerasan dan Racun di Tubuh Lina 

Stephen juga katakan, selain merusak alam, tambang emas ilegal tersebut juga telah mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor yang baru saja terjadi.

Bukan itu saja, tambang ilegal yang ditutup ini pun berada pada kawasan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. Hal ini tentu telah melanggar UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara,” terang Stephen.

Sementara itu, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo juga memastikan bahwa selain digunung Pongkor, Satgas PETI Polri yang baru dibentuk akan menutup penambangan ilegal di Gunung Halimun, Lebak Banten.

Baca juga : Publik Dikagetkan, Usai Keraton Agung Sejagat, Timbul Lagi Kekaisaran Matahari 

Aktivitas tambang ilegal di Gunung Halimun Salak diduga menjadi penyebab banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten,” kata Kabareskrim Komjen (Pol) Listyo Sigit Prabowo, Jumat (10/02/20) dilansir melalui Kompas.com.

Selanjutnya Kabareskrim juga katakan, satgas PETI yang dibentuk akan kita bagi menjadi empat tim dan kita juga akan menggandeng beberapa pihak terkait lainnya.

“Satgas sudah bergerak mulai kemarin. Kita sudah bagi menjadi 4 tim, kemudian satgas dari Bareskrim bergabung dengan Polda Bogor (Jawa Barat) dan Banten, dan anggota Brimob,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here